REDAKSI88.com – Enam calon duta besar (Dubes) Republik Indonesia menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi I DPR RI, Jakarta, Sabtu (5/7/2025).
Di antara mereka terdapat nama-nama familiar, termasuk mantan Menteri Koordinator Kemaritiman era Presiden Joko Widodo, Dwisuryo Indroyono Soesilo.
Selain itu, adik dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), Nurmala Kartini Sjahrir.
Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono menyebut, tes ini untuk menyeleksi calon Dubes yang akan bertugas di sejumlah negara strategis, seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman.
Baca Juga: KPK Selidiki Aliran Fee Proyek MPR, Eks Sekjen Diduga Terima Rp17 Miliar
"Paginya ada calon Dubes untuk Amerika Serikat, Jerman, PBB (New York), Singapura, Jepang, dan Slovakia. Daftarnya cukup panjang," jelas Budisatrio di Kompleks Parlemen, Sabtu (5/7).
Proses uji kelayakan ini, menurut Wakil Ketua Komisi I Dave Laksono, fokus pada evaluasi visi-misi calon Dubes terkait dinamika geopolitik global.
"Kita ingin mendengar konsep, rencana, dan target kerja mereka di negara penempatan," ujarnya.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Periksa Ajudan Jokowi Terkait Laporan Pencemaran Nama Baik
Deretan Nama Calon Dubes yang Diuji:
- Dwisuryo Indroyono Soesilo – Eks Menko Kemaritiman, calon Dubes RI untuk AS (Washington DC).
- Nurmala Kartini Sjahrir – Adik Luhut Pandjaitan, calon Dubes untuk Jepang.
- Abdul Kadir Jaelani – Calon Dubes untuk Jerman.
- Hotmangaradja Pandjaitan – Calon Dubes untuk Singapura.
- Redianto Heru Nurcahyo – Calon Dubes untuk Slovakia.
- Umar Hadi – Calon Dubes untuk Perutusan Tetap RI di PBB (New York).
Baca Juga: Investigasi KNKT soal Tenggelamnya KMP Tunu di Selat Bali, Rekaman Video di Medsos Mulai Dikumpulkan
Proses seleksi ini menjadi sorotan publik, mengingat beberapa calon memiliki latar belakang politis dan kekerabatan dengan elite nasional.
Hasil fit and proper test akan menentukan rekomendasi DPR kepada pemerintah sebelum pengesahan akhir oleh Presiden.***