Redaksi88.com – Julukan "cowboy style" atau gaya koboi kini identik dengan Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa.
Bukan hanya publik dalam negeri saja, media internasional pun juga ikut menyoroti gaya komunikasinya.
The Straits Times, media asal Singapura, turut menyoroti julukan yang melekat dalam diri Menkeu Purbaya itu.
Dalam analisis berjudul “Indonesia's new 'cowboy style' finance minister bets big on growth” pada Senin, 15 September 2025, media tersebut ikut-ikutan menilai gaya komunikasi Menkeu pengganti Sri Mulyani tersebut.
The Straits Times menilai, Menkeu baru di Kabinet Merah Putih ini tampil blak-blakan dan penuh optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Purbaya mengatakan ia menargetkan pertumbuhan 6 hingga 7 persen melalui belanja pemerintah yang lebih cepat, dan mengalihkan Rp200 triliun dari bank sentral ke bank-bank komersial,” tulis The Straits Times dalam analisisnya.
Meski demikian, media asal Singapura itu juga mengingatkan bahwa kebijakan fiskal yang digagas Menkeu Purbaya dapat berisiko menciptakan ketidakstabilan pasar, bila diliputi dengan faktor politik.
Baca Juga: Karyawan Sektor Pariwisata Bergaji di Bawah Rp10 Juta Bebas Pajak PPh 21 Hingga 2026
“Faktor politik, berisiko menimbulkan ketidakstabilan pasar meskipun ia berniat untuk menstimulasi perekonomian,” sambung The Straits Times.
Berkaca dari hal itu, sejak resmi menggantikan Sri Mulyani pada 8 September 2025, gaya komunikasi spontan Menkeu Purbaya memang kerap menjadi sorotan publik.
Hal tersebut bahkan diakui sang menteri baru itu dalam sederet momen resmi. Berikut ini di antaranya:
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Jutaan Lapangan Kerja Lewat 17 Paket Stimulus Ekonomi
1. Menkeu Purbaya: Dulu Leluasa, Sekarang Disorot
Secara terpisah, Menkeu Purbaya pernah mengakui, jika di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dirinya leluasa berbicara tanpa banyak yang memantau, namun setelah menjadi Bendahara Negara RI, setiap kalimatnya disorot publik.