Redaksi88.com – Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan memanggil Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman secara mendadak sebelum bertolak ke Amerika Serikat dan Jepang.
Pemanggilan tersebut rupanya terkait dengan kisruh impor tepung tapioka yang menimbulkan keresahan petani singkong dalam negeri.
Hal itu disampaikan langsung oleh Mentan Amran dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Perkebunan di kantor Kementerian Pertanian, Senin, 22 September 2025.
“Saat ada ribut soal tepung tapioka, Bapak Presiden minta ke kami. Kami dipanggil, putusan besok pagi, sebelum aku ke Amerika Serikat, Jepang,” ujar Amran.
Lalu, apa sebenarnya instruksi Presiden Prabowo kepada Mentan Amran terkait masalah impor tepung tapioka ini? Berikut penuturannya.
Lantas, bagaimana instruksi dari Presiden Prabowo ke Mentan Amran terkait permasalahan impor tepung tapioka tersebut? Begini ceritanya:
Baca Juga: Hotman Paris Protes, Menkeu Purbaya Klaim Kebijakan Rp200 Triliun di Himbara Mulai Berdampak
Instruksi Tegas dari Istana
Dalam kesempatan yang sama, Amran mengisahkan, Prabowo memberikan instruksi tegas agar keputusan soal impor tepung tapioka segera dituntaskan.
Tidak hanya dirinya, rapat terbatas itu juga melibatkan sejumlah menteri ekonomi dan perdagangan.
“Kami telepon Pak Menko Ekonomi, Menko Pangan, Pak Mendag. Bapak Presiden minta 1x24 jam harus sudah ditandatangani. Saya jawab siap Pak,” ujar Amran.
Diketahui, rapat berlangsung maraton selama 24 jam, hingga akhirnya aturan penyetopan impor resmi diberlakukan.
Baca Juga: Inggris dan Sekutu Akui Palestina, Publik Dunia Tunggu Langkah Israel di PBB
Koordinasi Lintas Kementerian
Amran lalu menyebut, dirinya juga berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.