REDAKSI88.com – Inggris resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu abad. Keputusan ini dipandang sebagai langkah besar menuju solusi damai, namun sekaligus memicu reaksi keras dari sejumlah pejabat Israel.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.
“Langkah ini diambil untuk menjaga tetap hidup kemungkinan perdamaian dan solusi dua negara, di tengah memburuknya kondisi di Gaza,” ujar Starmer melalui pernyataan video yang dikutip Al-Jazeera, Minggu, 21 September 2025.
Baca Juga: Ancaman Serius Menkeu Purbaya soal Rokok Ilegal, yang Terlibat Kita Sikat
Starmer menegaskan, keputusan Inggris tidak berdiri sendiri. Sehari sebelumnya, Kanada, Australia, dan Portugal juga menyampaikan pengakuan serupa, menambah daftar lebih dari 140 negara yang telah mendukung kedaulatan Palestina.
Menteri Keamanan Israel, Itamar Ben Gvir, menilai pengakuan Inggris, Kanada, dan Australia sebagai ancaman yang harus dibalas dengan langkah tegas.
“Penerapan kedaulatan yang cepat di Yudea dan Samaria, dan pembubaran sepenuhnya Otoritas Palestina,” ujarnya, dikutip AFP, Senin, 22 September 2025.
Baca Juga: Banyak Nasabah Mengaku Rugi, Begini Kata Mandiri Sekuritas Respons Layanan Aplikasi Growin’ Error
Ben Gvir juga menyebut akan mengajukan proposal aneksasi dalam rapat kabinet mendatang.
Nada serupa disampaikan Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich. Ia menegaskan, negara asing tidak berhak mencampuri kebijakan Israel.
“Masa-masa ketika Inggris dan negara-negara lainnya menentukan masa depan kita telah berakhir. Mandat telah berakhir, dan satu-satunya respons terhadap langkah anti-Israel adalah kedaulatan atas tanah air bersejarah orang-orang Yahudi di Yudea dan Samaria,” tegas Smotrich.
Baca Juga: Listyo Sigit Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Sebut Langkah Responsibilitas Institusi
Smotrich bahkan mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar segera mengambil langkah
“Bapak Perdana Menteri, waktunya sekarang dan ada di tangan Anda,” ujarnya.
Artikel Terkait
Pro Kontra Makan Bergizi Gratis: DPR Kritik Distribusi, Istana Pastikan Perbaikan Tanpa Ubah Skema
Empat Negara Barat Akui Palestina, Netanyahu Sebut Tak Berdampak
Mengupas Dugaan Suap Proyek DJKA dan Keterlibatan Nama Bupati Pati Sudewo
Listyo Sigit Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Sebut Langkah Responsibilitas Institusi
Banyak Nasabah Mengaku Rugi, Begini Kata Mandiri Sekuritas Respons Layanan Aplikasi Growin’ Error
Ancaman Serius Menkeu Purbaya soal Rokok Ilegal, yang Terlibat Kita Sikat