nasional

Di Balik Evakuasi Korban Insiden Al Khoziny: Ini Risiko Runtuhan ‘Pancake’ seperti Kasus Ambruknya WTC pada 2001

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 22:41 WIB
Menyoroti tipe reruntuhan pancake dalam proses evakuasi korban insiden ambruknya bangunan di Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo. (X.com/@na_dirs)

“Kemudian juga alat berat juga serang masuk secara masif untuk mempercepat. Semuanya sudah kita lakukan. Semuanya sudah kita lakukan,” tegas Suharyanto.

 Di balik itu, terdapat bahaya yang mengintai di lokasi runtuhnya Ponpes Al-Khoziny, terutama bagi relawan dan keluarga korban.

Sebelumnya, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, telah menjelaskan bahwa bangunan Ponpes Al Khoziny runtuh dengan pola pancake collapse, yaitu kondisi di mana lantai-lantai bangunan saling menimpa dari atas ke bawah. 

Syafii menilai kondisi ini sangat berbahaya karena puing yang bertumpuk dapat runtuh kembali sewaktu-waktu. 

Baca Juga: Marak Rokok Ilegal, Menkeu Purbaya Gulirkan Wacana Pemutihan Produsen Kecil di Tengah Upaya Reformasi Cukai

“Sehingga dari kondisi ini kalau dalam istilah SAR, tipe reruntuhannya sebenarnya tipe pancake," terang Syafii di lokasi kejadian, Sidoarjo, pada Rabu, 1 Oktober 2025. 

"Oleh sebab itu, (hal itu) harus dilaksanakan penanganan khusus pada saat begitu tim SAR hadir melaksanakan dengan fasilitas yang dimiliki," imbuhnya.

Berdasarkan laporan dalam dunia konstruksi yang dikutip dari Designing Buildings UK, reruntuhan tipe pancake merupakan salah satu bentuk patahan yang berawal dari kegagalan satu struktur lalu merambat ke bagian lain. 

Secara historis, fenomena serupa pernah terjadi di Bronx, New York, pada 1980, dan yang lebih tragis adalah pada runtuhnya menara kembar World Trade Center (WTC) pada tahun 2001. 

Melalui perbandingan ini, banyak pihak menyadari bahwa tragedi di Al Khoziny bukan hanya sekadar insiden lokal, melainkan juga bagian dari masalah serius terkait konstruksi dan keselamatan bangunan yang pernah terjadi di dunia.***

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB