Redaksi88.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut melakukan kajian terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kajian tersebut dilakukan oleh Direktorat Monitoring dan Pencegahan KPK dengan tujuan memperkuat tata kelola agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa kajian ini akan menghasilkan sejumlah rekomendasi perbaikan yang akan disampaikan kepada para pemangku kepentingan terkait pelaksanaan MBG di lapangan.
“Saat ini KPK sedang melakukan kajian di Direktorat Monitoring Pencegahan,” ujar Budi dalam keterangannya pada Rabu, 15 Oktober 2025.
“Dari kajian itu nanti KPK akan memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan kepada para stakeholder terkait,” imbuhnya.
Menurut Budi, hasil kajian tersebut diharapkan mampu memperkuat mekanisme pengawasan sekaligus memastikan distribusi makanan bergizi bagi anak-anak terlaksana sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Jubir KPK itu menekankan bahwa efektivitas dan kualitas program menjadi fokus utama lembaga antikorupsi dalam melakukan kajian ini.
Baca Juga: Modus Transaksi COD Mobil Berujung Penyekapan di Tangsel: Korban Disiksa, 3 Pelaku Diciduk Polisi
“Kami berharap rekomendasi ini bisa ditindaklanjuti agar tata kelola, mekanisme, maupun proses distribusi program MBG berjalan efektif,” kata Budi.
“Hasilnya nanti, ketika makanan itu didistribusikan kepada anak-anak kita, juga memiliki kualitas yang baik,” lanjutnya.
Libatkan Banyak Pihak
Budi menjelaskan, dalam proses kajian, KPK melibatkan berbagai pihak untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang pelaksanaan MBG.
Tim akan melakukan wawancara, observasi, dan pengumpulan data langsung di lapangan.
“Stakeholder-stakeholder yang terlibat dalam MBG tentu akan diobservasi. Kami lakukan wawancara, cari tahu, dan dalami kendala-kendala di lapangan seperti apa. Sehingga kami bisa merumuskan catatan untuk perbaikan ke depannya,” tutur Budi.