nasional

Akhir Cerita Kasus Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Diduga Tampar Siswa Merokok: Sempat Ada Aksi Mogok hingga Berujung Damai

Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:31 WIB
Tangkapan layar saat kepala sekolah Dini Fitria (kanan) dengan siswanya Indra Lutfiana Putra sepakat berdamai setelah melalui proses mediasi. (Instagram.com/@andrasoni12)

Baca Juga: Membedah Perpres Energi Darurat Prabowo: Solusi Krisis Sampah Nasional Jadi Sumber Energi Terbarukan

“Tujuan kegiatan itu untuk membentuk karakter anak peduli lingkungan. Tapi yang mengganggu mata saya adalah anak yang merokok,” ujar Dini kepada wartawan pada Selasa 14 Oktober 2025.

Saat ditegur, sang siswa membantah. Namun, Dini mengaku kembali melihat siswa itu merokok dan merasa kecewa karena dianggap berbohong. Kepala sekolah itu pun menegur dengan nada tinggi hingga terjadi kontak fisik ringan.

“Yang membuat saya marah itu karena berbohong,” ucapnya.

Ratusan Siswa Mogok Sekolah

Kasus itu kemudian memicu gelombang protes dari para murid. Lebih dari 630 siswa memilih mogok sekolah pada Senin 13 Oktober 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap kepala sekolah mereka.

Baca Juga: Fakta-Fakta Hilangnya Kapal Ambulans Laut Pemprov Sulsel di Selat Makassar: Berangkat Senin, Belum Ditemukan Hingga Kini

Dini menyayangkan aksi tersebut, meski kegiatan guru di sekolah tetap berlangsung normal.

“Tentu ini enggak benar. Tapi kami semua tetap bekerja. Kami ASN, tugasnya melayani,” ujarnya.

Pihak sekolah disebut sudah berkoordinasi agar kegiatan belajar mengajar tetap kondusif, meskipun sebagian besar siswa memilih tidak hadir.

Penonaktifan Sementara Kepala Sekolah

Kasus ini kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Banten. Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, menyebut penonaktifan kepala sekolah dilakukan untuk menjaga kondusivitas di lingkungan pendidikan.

“Sekarang sudah harus nonaktif, tidak boleh tawar-tawar lagi. Ganti Plt sekalian diproses,” ujarnya kepada wartawan pada Selasa 14 Oktober 2025.

Baca Juga: Moto X70 Air: Ponsel Ultra Tipis dari Motorola yang Siap Menggebrak Pasar

Dimyati menegaskan, langkah penonaktifan sementara merupakan bagian dari proses investigasi guna memastikan posisi dan kesalahan masing-masing pihak.

“Apapun penyebabnya, kepala sekolah tetap kita beri sanksi dulu nonaktif, baru dilakukan investigasi. Nanti hasilnya kita perbaiki,” jelasnya.

Akhir yang Damai

Setelah melalui proses mediasi yang difasilitasi langsung oleh Gubernur Banten, kasus ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. 

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB