nasional

Sejarah Perayaan Imlek yang Hanya Ada di Indonesia Akibat Diskriminasi

Selasa, 28 Januari 2025 | 17:48 WIB
Perayaan Imlek di Kota Solo, Jawa Tengah pada Minggu, 26 Januari 2025. (instagram.com/tienkoksie)

REDAKSI88.com– Perayaan Imlek atau Tahun Baru China memiliki sejarah panjang yang berasal dari tradisi kuno dan budaya kaya masyarakat Tionghoa.

Berikut adalah ulasan tentang sejarah Imlek, mulai dari masa Dinasti Shang hingga perkembangan modern seperti yang kita kenal saat ini.

Perayaan Imlek diyakini bermula pada era Dinasti Shang, sekitar 1600–1046 SM, atau lebih dari 3.500 tahun yang lalu.

Baca Juga: Tegak Lurus, PWI Bengkulu Tetap Solid Satu Komando, Hadiri HPN Kalsel

Pada masa itu, masyarakat mengadakan ritual pengorbanan kepada dewa dan leluhur untuk memohon berkah hasil panen dan sebagai bentuk penghormatan kepada alam.

Legenda tentang monster Nian juga menjadi bagian dari tradisi Imlek, dengan cerita Nian yang menyerang manusia, ternak, dan hasil panen.

Untuk melindungi diri dari Nian, masyarakat menggunakan lentera merah, gulungan kertas merah, dan membakar bambu atau petasan untuk menakut-nakuti monster tersebut.

Baca Juga: Supir Angkutan Batu Bara Keluhkan Pungli oleh Oknum Satpam PT CDE di Bengkulu Utara

Hingga kini, tradisi tersebut terus dilestarikan dalam bentuk dekorasi merah dan pesta kembang api yang menjadi ciri khas Imlek.

Pada masa Dinasti Han (202 SM–220 M), Imlek diatur berdasarkan kalender lunar Tiongkok dan mulai dikenal sebagai Festival Musim Semi.

Kegiatan khas seperti membakar bambu untuk menghasilkan suara keras menjadi tradisi penting, melambangkan pengusiran roh jahat.

Baca Juga: Kemendikdasmen Luncurkan Rumah Pendidikan, Solusi Digital untuk Guru dan Siswa

Ritual lain seperti membersihkan rumah, makan bersama, dan berbagai hiburan muncul pada masa Dinasti Wei dan Jin (220–420 M).

Kemakmuran ekonomi pada masa Dinasti Tang hingga Qing membawa kemeriahan baru, seperti pameran lampion, seni pertunjukan, dan kunjungan ke kerabat.

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB