nasional

Harga Asli Gas Elpiji 3 Kg Tembus Rp42.750 per Tabung, Siapa yang Menanggung Selisihnya?

Senin, 10 Februari 2025 | 20:01 WIB
Sri Mulyani Bongkar Harga Asli Gas Elpiji 3 Kg Tanpa Subsidi. (instagram.com/nana_suryana193)

REDAKSI88.com, JAKARTA - Fakta mengejutkan terungkap dalam Konferensi Pers APBN KiTA yang digelar Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat, Senin 6 Januari 2025.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa harga asli LPG 3 kg sebenarnya mencapai Rp42.750 per tabung.

Pernyataan ini mencuat di tengah kebijakan subsidi energi yang terus menjadi perbincangan hangat.

Pasalnya, selama ini masyarakat hanya membayar sekitar Rp20 ribuan, bahkan di tingkat eceran resmi harga gas melon dipatok Rp12.750 per tabung berkat subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Subsidi LPG 3 kg ini sangat besar, harga sesungguhnya satu tabung adalah Rp42.750," ungkap Suahasil.

Namun, pertanyaannya kini mengemuka: Siapa yang menanggung kelebihan harga tersebut?

Baca Juga: Setelah Dipecat, Wenny Bongkar Dugaan Korupsi di PT Timah, Sindiran Tajam ke Petinggi BUMN dan KPK

Subsidi LPG 3 Kg Capai Rp80,2 Triliun

Suahasil menjelaskan bahwa pemerintah menanggung subsidi hingga Rp30.000 per tabung, atau setara 70 persen dari harga asli. Total anggaran subsidi LPG 3 kg yang dikeluarkan pada 2024 mencapai Rp80,2 triliun, menjadikannya salah satu beban belanja terbesar dalam APBN.

"Cukup besar kalau kita lihat, dibandingkan yang lain seperti BBM hingga pupuk," tambahnya.

Subsidi ini dinikmati oleh sekitar 40,3 juta pelanggan, yang mayoritas terdiri dari rumah tangga serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Secara keseluruhan, subsidi LPG, BBM, dan listrik masuk dalam kelompok belanja perlindungan sosial (perlinsos), yang mengalami peningkatan dari Rp436,2 triliun pada 2023 menjadi Rp455,9 triliun pada 2024.

Baca Juga: Polri dan Kemenhan Tak Tersentuh Pemangkasan, Arah Baru Efisiensi Anggaran Prabowo

Harga Asli Solar Ternyata Rp11.950 per Liter

Tak hanya LPG, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga mengungkapkan harga asli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi.

Saat ini, masyarakat membeli solar subsidi dengan harga Rp6.800 per liter, namun harga aslinya di pasar global mencapai Rp11.950 per liter.

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB