Redaksi88.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) periode 2018–2023.
Dalam rangka penyelidikan, mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, turut diperiksa sebagai saksi.
Setelah menjalani pemeriksaan, Ahok keluar dari Gedung Kejagung sekitar pukul 18.30 WIB dan langsung menemui awak media.
Baca Juga: Ahok Ungkap Isi Rapat Pertamina di Kejagung, Akui Masih Punya Agenda Catatan Lengkap
Ia mengaku terkejut dengan banyaknya data yang dimiliki penyidik terkait kinerja Pertamina.
"Dari Kejaksaan Agung, mereka punya data yang lebih banyak daripada yang saya tahu," ujar Ahok di Kantor Kejagung, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025.
"Ibaratnya saya tahu cuma se-kaki, dia tahu sudah se-kepala," tambahnya.
Ahok juga menyampaikan bahwa dirinya telah memberikan semua informasi yang ia ketahui terkait kasus tersebut.
Baca Juga: Distribusi MinyaKita Diawasi Ketat, Polres Bengkulu Utara Siap Tindak Pelanggaran
Ia memastikan bahwa catatan hasil rapat internal Pertamina telah diserahkan kepada penyidik.
"Intinya, saya mau membantu mana yang kurang. Nanti setelah dia dapat data-data dari Pertamina," jelasnya.
"Kami ada rekaman catatan semua rapat, nanti kalau butuh saya lagi, saya datang lagi," tandas Ahok.
Dalam penyelidikan kasus ini, Kejagung telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka.
Baca Juga: Polres Bengkulu Utara dan Insan Pers Berbagi Takjil, Pererat Sinergi untuk Ramadhan yang Aman
Artikel Terkait
Gibran Ungkap Prabowo Sudah Siapkan Solusi bagi CASN 2024 yang Terlanjur Resign Sebelum Pengangkatan Ditunda
Polres Bengkulu Utara dan Insan Pers Berbagi Takjil, Pererat Sinergi untuk Ramadhan yang Aman
Mudik Lebaran 2025, Polres dan Polsek Bengkulu Utara Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis
Distribusi MinyaKita Diawasi Ketat, Polres Bengkulu Utara Siap Tindak Pelanggaran
Ahok Ungkap Isi Rapat Pertamina di Kejagung, Akui Masih Punya Agenda Catatan Lengkap