REDAKSI88.com – Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan penunjukan Thaksin Shinawatra sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara, meskipun mantan Perdana Menteri Thailand ini dikenal sebagai tokoh kontroversial di negaranya.
Nama Thaksin mencuat ketika susunan Dewan Penasihat Danantara diumumkan pada 24 Maret 2025.
Politikus ini memiliki rekam jejak yang diwarnai berbagai skandal, mulai dari dugaan korupsi, pelanggaran HAM, penyalahgunaan kekuasaan, hingga tuduhan penghinaan terhadap keluarga kerajaan Thailand.
Baca Juga: Kebijakan Tarif Resiprokal Trump Resmi Berlaku, Impor China Dikenakan Pajak 104 persen
Dalam diskusi dengan enam pemimpin media di Hambalang, Bogor, Prabowo menegaskan tidak ingin ikut campur dalam masalah domestik Thaksin.
"Thaksin adalah tokoh politik yang dikudeta, dia menang mandat berkali-kali dikudeta," ujar Prabowo dalam video yang diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab, Senin (7/4/2025).
"Jadi berarti ada faktor, saya tidak mau terlibat dalam domestik politik itu," tambahnya.
Prabowo menekankan bahwa Thaksin dipilih karena kapasitas dan kesediaannya berkontribusi untuk Danantara tanpa bayaran.
Baca Juga: Menlu Sugiono Dikirim ke Palestina untuk Koordinasi Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia
"Dia punya jaringan besar dan pengalaman besar dan dia bersedia tanpa dibayar," jelasnya.
Presiden juga menyebut banyak tokoh internasional yang bersedia membantu Indonesia secara sukarela.
"Berkali-kali banyak tokoh yang mau membantu kita, mereka nggak mau dibayar, nggak sulit (meminta saat meminta bantuan)," tandas Prabowo.***
Artikel Terkait
Nasib Staf MBG yang Tak Kunjung Bergaji vs Kesedihan Prabowo Atas Menteri Tanpa Mobil Dinas
Gaji PNS Naik 16 persen Ramai Diperbincangkan, Begini Penegasan BKN
Viral Pertemuan Prabowo dengan Megawati: Silaturahmi Biasa atau Pembahasan Strategis?
Eksklusif: Pertemuan Prabowo-Megawati di Teuku Umar Bukan Agenda Rahasia, Ini Faktanya
Prabowo Kunjungi 5 Negara Timur Tengah, Minta Dukungan Evakuasi 1.000 Warga Gaza ke Indonesia
Misi Kemanusiaan Indonesia: Prabowo Subianto Galang Dukungan Internasional untuk Evakuasi Warga Gaza