Redaksi88.com – Habemus Papam! Umat Katolik sedunia kini memiliki paus baru setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025.
Robert Francis Prevost, Kardinal asal Amerika Serikat, terpilih sebagai Paus baru melalui konklaf yang digelar di Kapel Sistina pada 7-8 Mei 2025. Sebanyak 133 kardinal dari 70 negara hadir dalam proses pemilihan tersebut.
Sebagai simbol identitas kepemimpinannya, Prevost memilih nama Paus Leo XIV.
Baca Juga: Pengakuan Nenek Pencuri Bawang Bersimbah Darah di Boyolali, Ternyata Ini Alasannya!
Tradisi penggantian nama ini biasa dilakukan oleh Paus terpilih untuk mencerminkan visi dan arah pastoralnya.
Nama "Leo" sendiri bukanlah hal baru dalam sejarah kepausan. Sebelum Prevost, sudah ada 13 Paus yang menggunakan nama tersebut.
Paus Leo XIII, yang memimpin dari 1878 hingga 1903, menjadi salah satu pemegang tahta kepausan terlama dalam sejarah.
Baca Juga: Hari Raya Waisak 2025: Ini Jadwal Libur Nasional, Cuti Bersama, serta Rangkaian Perayaannya
Ia dikenal melalui ensiklik Rerum Novarum, yang menjadi landasan ajaran sosial Gereja Katolik.
Selain itu, Prevost diduga terinspirasi oleh Paus Leo I, yang memimpin pada abad ke-5.
Leo I dikenang karena keberaniannya menghadapi tekanan politik dan upayanya mencegah invasi Attila the Hun ke Roma.
Baca Juga: Adik Ipar Jokowi Serahkan Ijazah Asli ke Bareskrim Polri
Robert Prevost resmi menjadi Paus ke-267 dalam sejarah Gereja Katolik. Konklaf berakhir pada Kamis, 8 Mei 2025, pukul 18.00 waktu setempat (23.00 WIB), menandai dimulainya era baru kepemimpinan spiritual umat Katolik.***
Artikel Terkait
Robert Francis Prevost Terpilih sebagai Paus Baru Setelah Konklaf di Vatikan
Bupati ASA: Sentra IKM Olahan Ikan Harus Jadi Pusat Produktivitas Masyarakat
Adik Ipar Jokowi Serahkan Ijazah Asli ke Bareskrim Polri
Jan Hwa Diana Pemilik CV Sentoso Seal Ditahan Terkait Dugaan Perusakan Mobil Seorang Kontraktor
Pengakuan Nenek Pencuri Bawang Bersimbah Darah di Boyolali, Ternyata Ini Alasannya!