Rombongan Jemaah Haji Khusus Indonesia Mulai Berdatangan di Makkah

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 14 Mei 2025 | 10:47 WIB
Foto ilustrasi jemaah haji sedang beribadah di depan Ka’bah - kedatangan jemaah haji khusus dari Indonesia. (Unsplash/Ishan @seefromthesky)
Foto ilustrasi jemaah haji sedang beribadah di depan Ka’bah - kedatangan jemaah haji khusus dari Indonesia. (Unsplash/Ishan @seefromthesky)

Redaksi88.com - Gelombang jemaah haji Indonesia mulai tiba di Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Tidak hanya jemaah reguler, sebanyak 41 jemaah haji khusus dari dua Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) konsorsium telah mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, pada Selasa (13/5/2025).  

Pelayanan jemaah haji khusus ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHK, sementara pemerintah berperan sebagai pengawas.  

Baca Juga: Viral! Rafathar Laporkan Mama Gigi ke Dedi Mulyadi karena Malas Mandi, Begini Tanggapan Gubernur Jabar

“Berbeda dengan jemaah haji reguler yang seluruh layanannya disiapkan oleh pemerintah, jemaah haji khusus dilayani oleh PIHK,” jelas Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, dalam keterangannya, Rabu (14/5/2025).  

Abdul Basir menegaskan, PIHK terikat kontrak yang harus dipenuhi, sehingga pemerintah memastikan pelayanan sesuai kesepakatan.  

“Tugas kami adalah memastikan seluruh layanan tersebut sesuai kontrak dan hak-hak jemaah terpenuhi,” ujarnya. 

Baca Juga: Bengkulu Utara Terima Rp23,03 Miliar dari Total DBH Rp179,67 Miliar untuk Provinsi Bengkulu Tahun 2025

“Nanti tim dari PIHK akan memastikan apakah bus yang digunakan sesuai standar, apakah hotelnya sesuai perjanjian, termasuk layanan saat puncak haji,” tambahnya.  

Mengenai jadwal keberangkatan, Abdul Basir menyatakan bahwa jemaah haji khusus memiliki fleksibilitas dalam mengatur kedatangan dan kepulangan.  

"Mereka (jemaah haji khusus) ada yang datang di awal, pertengahan, dan ada juga yang datang menjelang wukuf,” ujarnya.  

Baca Juga: Mahasiswi ITB Dapat Penangguhan Penahanan Kasus Meme Prabowo - Jokowi, Kampus Sebut Ada Pembinaan Akademik dan Karakter

“Jadwalnya fleksibel, menggunakan penerbangan reguler, tapi kami tetap mengawasi dari kedatangan sampai kepulangan,” lanjutnya.  

Pemerintah mengalokasikan kuota haji khusus tahun ini sebanyak 17.860 jemaah, atau sekitar 8 persen dari total kuota haji nasional Indonesia.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X