Redaksi88.com – Publik tengah menyoroti dugaan keterlibatan oknum organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) yang terlibat dalam aktivitas di atas lahan milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Sebelumnya diketahui, Polda Metro Jaya telah membongkar posko GRIB Jaya yang berada di kawasan lahan BMKG pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan 17 orang, terdiri atas 11 anggota GRIB Jaya dan 6 orang lainnya yang mengaku sebagai ahli waris lahan.
Menanggapi hal ini, Ketua DPR RI, Puan Maharani, angkat bicara terkait dugaan oknum Ormas GRIB yang terlibat dalam aktivitas di lahan BMKG tersebut.
Hal itu disampaikannya usai menerima kunjungan Perdana Menteri China, Li Qiang, di Kompleks DPR RI, Jakarta, Minggu, 25 Mei 2025.
Puan menegaskan, DPR RI meminta pemerintah dan aparat penegak hukum untuk bersikap tegas terhadap keberadaan ormas-ormas yang dinilai meresahkan masyarakat.
"Kami minta pemerintah menindak tegas ormas-ormas yang mengganggu ketertiban. Apalagi kemudian meresahkan masyarakat," tutur Puan.
Baca Juga: PM China Sambangi RI, Buka Peluang Proyek Strategis: Dari Gerbong Kereta hingga Industri Kimia
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap ormas-ormas yang menunjukkan perilaku menyimpang dan cenderung menggunakan cara-cara kekerasan.
"Dan mengevaluasi keterlibatan ormas-ormas yang kemudian berbau premanisme," tambahnya.
Menurut Puan, keberadaan ormas yang bertindak seperti preman harus segera ditertibkan agar tidak menjadi ancaman bagi ketertiban umum.
"Ya, kalau memang kemudian itu berbau premanisme ya segera bubarkan, jangan sampai kemudian negara kalah dengan aksi-aksi premanisme," tegasnya.
Baca Juga: Polisi Amankan 17 Orang Terkait Penguasaan Lahan BMKG di Pondok Aren
Artikel Terkait
Polisi Amankan 17 Orang Terkait Penguasaan Lahan BMKG di Pondok Aren
Kadin China Dukung Program MBG, Target Bangun 1.000 Dapur Bergizi
Trump Ultimatum Apple: Produksi iPhone Harus di AS atau Hadapi Tarif Impor 25 Persen
PM China Sambangi RI, Buka Peluang Proyek Strategis: Dari Gerbong Kereta hingga Industri Kimia
China Lirik RI! Bos Danantara Sebut 4 Perusahaan Siap Investasi: dari Kendaraan Listrik hingga Pusat Data