Redaksi88.com – Selain program haji reguler yang diselenggarakan pemerintah, ada pula jalur haji furoda yang diikuti oleh sejumlah jemaah.
Haji furoda ini menggunakan kuota khusus di luar haji reguler dan pelaksanaannya berdasarkan undangan resmi dari Kerajaan Arab Saudi.
Namun, untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2025, haji furoda menghadapi kendala serius terkait penerbitan visa.
Hingga saat ini, banyak visa haji furoda yang belum juga diterbitkan, menimbulkan kekhawatiran di kalangan calon jemaah.
Terkait hal ini, Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR, Marwan Dasopang, meminta pihak travel untuk terus memberikan informasi yang jujur dan terbuka kepada para calon jemaah.
Pasalnya, penyelenggaraan haji furoda dilakukan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) swasta dengan pengawasan dari pemerintah.
Baca Juga: Agar Tak Terpisah di Puncak Haji, Kemenag Upayakan Pasangan Jemaah Bisa Bersama di Armuzna
“Karena itu kami ingin menyampaikan kepada para jemaah maupun para pimpinan travel bila sudah dipastikan tidak mendapatkan visa furoda disampaikan saja kepada jemaah,” ucap Ketua Komisi VIII DPR RI dan Timwas Haji DPR, Marwan Dasopang kepada media di Bandara Soetta, Tangerang pada Selasa, 27 Mei 2025.
Ia menekankan agar pihak travel tidak membujuk atau mengajak calon jemaah berangkat ke Tanah Suci jika tidak melalui prosedur resmi.
Baca Juga: Tak Disangka! Inilah Barang Bukti yang Berhasil Diamankan Polisi dalam Operasi Pekat
"Jangan dirayu, jangan diajak berangkat. Kalau memang tidak bisa menepati janji, lebih baik terus terang," tambahnya.
Marwan juga mengingatkan bahwa Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan ketat pada musim haji 2025.
Artikel Terkait
Suhu Saat Wukuf di Arafah Diprediksi Capai 50 Derajat Celcius, Dirjen PHU Imbau Jemaah Kurangi Aktivitas di Luar
Perketat Pengawasan, Otoritas Arab Saudi Pakai Drone untuk Menangkap Jemaah Calon Haji Ilegal
Tak Disangka! Inilah Barang Bukti yang Berhasil Diamankan Polisi dalam Operasi Pekat
Agar Tak Terpisah di Puncak Haji, Kemenag Upayakan Pasangan Jemaah Bisa Bersama di Armuzna
Tak Menginap di Tenda, Ini Strategi Kemenag Urai Kepadatan Jemaah Haji Calon Indonesia di Mina Usai Lempar Jumrah