Menilik Lagi Pernyataan Kepala BGN Soal Anaknya Tumbuh Tinggi karena Minum Susu 2 Liter Sehari: Wajib dari Kecil sampai SMA

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 12:30 WIB
Ilustrasi foto susu yang diminum sehari-hari.  (Unsplash / kimleary)
Ilustrasi foto susu yang diminum sehari-hari. (Unsplash / kimleary)

Redaksi88.com – Belakangan ini, pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, tengah ramai menjadi perbincangan.

Dalam kesempatan menghadiri acara Peluncuran Pembangunan 1000 SPPG Pesantren, Dadan membahas faktor yang memengaruhi tinggi badan anak, salah satunya dari asupan makanan.

Ia menyebutkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah intervensi untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di Indonesia.

Baca Juga: Kepala BGN Sebut Minum Susu 2 Liter Sehari Bikin Anak Tinggi, Ini Respons Dokter Spesialis Anak

“Kalau kita tidak intervensi sekarang maka tubuhnya saya perkirakan rata-rata hanya 160-165 (cm) tapi ketika ada makanan bergizi, nanti tubuhnya minimal 180 cm,” ujar Dadan, dikutip dari siaran langsung virtual YouTube Syaichona TV, Jumat, 30 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, Dadan juga membagikan cerita pribadi tentang kebiasaan anak-anaknya yang rutin mengonsumsi susu, yang menurutnya berdampak pada tinggi badan mereka.

“Terbukti di rumah, Pak Menko, anak saya dua laki-laki, anak pertama tingginya 181 cm ya, anak yang kedua tingginya 185 cm,” ucapnya.

Baca Juga: Siap Sambut Jemaah Calon Haji Indonesia di Arafah, Kemenag Soroti Penataan Kasur di Tenda

“Kenapa bisa tinggi? Karena minum susunya diwajibkan sama ibunya dari kecil sampai SMA kelas 2, wajib,” tandasnya.

Ia menjelaskan bahwa sejak kecil, anaknya sudah terbiasa minum susu hingga dua liter per hari.

“Pada saat pertumbuhan anak saya yang kecil itu, minum susunya 2 liter sehari jadi tulangnya besar-besar ya, makanya tubuhnya tinggi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dadan menekankan bahwa tinggi badan anak tidak semata-mata ditentukan oleh faktor genetik, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh pola makan.

“Tinggi badan tidak hanya masalah genetik, tapi juga makanan,” tuturnya.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X