Korban Tragedi Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah, Total 19 Orang Dinyatakan Meninggal

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 2 Juni 2025 | 13:00 WIB
BNPB kembali menemukan dua jenazah baru yang berhasil dievakuasi di tambang batu Gunung Kuda Cirebon. (Facebook.com / Badan Nasional Penanggulangan Bencana)
BNPB kembali menemukan dua jenazah baru yang berhasil dievakuasi di tambang batu Gunung Kuda Cirebon. (Facebook.com / Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

Redaksi88.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat longsor di tambang galian C kawasan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, kembali bertambah.

Hingga Minggu, 1 Juni 2025, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jenazah baru dari lokasi kejadian.

“Jumlah korban meninggal dunia yang tercatat hingga pukul 17.00 WIB hari ini menjadi 19,” tulis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangan resminya, Minggu, 1 Juni 2025.

Baca Juga: Fakta Sejarah 1 Juni Hari Lahir Pancasila, Sempat Dilarang di Era Presiden Soeharto

Kedua jenazah yang ditemukan tersebut termasuk dalam daftar delapan orang yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Mereka teridentifikasi sebagai:

  1. Nalo Sanjaya (53), warga Kelurahan Kedongdong Kidul, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
  2. Wahyu Galih (26), warga Kelurahan Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Dengan penemuan ini, data BNPB mencatat total 19 orang meninggal dunia dan masih ada enam warga lainnya yang belum ditemukan.

Selain korban jiwa, longsor juga mengakibatkan kerugian materiil. 

Sebanyak empat unit alat berat ekskavator dan tujuh truk tertimbun material longsor di lokasi kejadian.

Baca Juga: Satu WNI Meninggal Dunia 2 Lainnya Ditangkap di Gurun, Diduga Coba Masuk Makkah untuk Haji Ilegal

Saat ini, operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung. 

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Cirebon, TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta warga sekitar.

BNPB mengimbau agar masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi tim penyelamat yang tengah menjalankan misi pencarian. 

Mengingat potensi bencana susulan masih mungkin terjadi, keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Soal Hubungan Diplomatik dengan Israel, PDIP Ingatkan Prabowo untuk Tidak Gegabah

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X