REDAKSI88.com – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, membantah keras kabar yang menyebutkan bahwa aktivitas tambang nikel oleh PT Gag Nikel telah merusak lingkungan Pulau Gag di Raja Ampat.
Pernyataan tegas ini disampaikannya usai melakukan kunjungan lapangan bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pada Sabtu, 7 Juni 2025.
Dalam konferensi pers, Kambu membeberkan fakta bahwa kondisi perairan di Pulau Gag jauh berbeda dari video viral yang menunjukkan laut berwarna keruh.
Baca Juga: Bahlil Klaim Izin Tambang PT GAG Nikel di Raja Ampat Dikeluarkan Sebelum Masa Jabatannya
"Tadi kita sampai Pulau Gag, dari video yang rame itu kan, laut itu kan coklat, ya. Tapi tadi ke sana biru (air laut)," jelasnya kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa operasi pertambangan di lokasi telah mematuhi seluruh aturan yang berlaku, termasuk upaya pemulihan lingkungan melalui reboisasi dan reklamasi.
"Kerjanya dia (perusahaan) sudah eksplorasi, sudah direboisasi sampai reklamasi. Kewajiban itu sudah dipenuhi," tambahnya.
Baca Juga: Fadli Zon Desak Penambangan Nikel di Raja Ampat Tak Rusak Lingkungan dan Situs Budaya
Kambu pun menyimpulkan bahwa isu kerusakan lingkungan di Pulau Gag sama sekali tidak benar.
"Jadi, pemberitaan itu adalah hoaks. Kita pastikan video itu bukan dari Pulau Gag, mungkin dari tempat lain. Mereka ambil di mana kita tidak tahu," tegasnya.***
Artikel Terkait
Kebijakan Barak Militer Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Bareskrim, Ini Responsnya
Bupati ASA Gelar Sholat Idul Adha dan Bagikan Santunan di Padang Jaya
Begini Kata Prabowo kepada Timnas Indonesia Setelah Menumbangkan Timnas China
Timnas Indonesia Dapat Undangan Presiden Prabowo di Kediaman Pribadinya Usai Kalahkan China
Fadli Zon: Masyarakat Tak Perlu Khawatir soal Penulisan Sejarah Nasional
Egy Maulana Vikri Siap Hadapi Jepang dengan Semangat Tinggi: Tim Utama atau Cadangan Tetap Lawan yang Tangguh