Redaksi88.com – Perum Bulog memastikan bahwa kualitas beras yang disalurkan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih aman dan layak dikonsumsi masyarakat.
“Dari total stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini dikuasai Bulog, yaitu 3,9 juta ton beras, terdapat beras yang mendapatkan prioritas untuk segera dilakukan langkah reproses,” ujar Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, dalam keterangan resminya, Jumat, 5 September 2025.
Reproses, kata Suyamto, dilakukan agar kualitas beras tetap terjaga.
Baca Juga: Fenomena September Effect: Ekonomi Rata-rata Buruk, tapi Tak Selalu Jadi Bulan Paling Merugi
Dengan begitu, ketika beras SPHP mulai disalurkan, kondisinya masih layak dikonsumsi.
Jumlah beras yang direproses, lanjut Suyamto, hanya sekitar 0,1 persen dari total yang dikelola Bulog.
Dari total 3,9 juta ton stok, sebanyak 2,95 juta ton merupakan hasil serapan petani lokal, sementara sisanya berasal dari pengadaan luar negeri berdasarkan penugasan pemerintah pada akhir 2024.
Pernyataan senada juga disampaikan Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal.
“Bulog memastikan seluruh beras yang disalurkan selalu melalui pemeriksaan yang ketat, baik kuantitas maupun kualitasnya,” ungkap Rizal dalam keterangannya kepada media, Jumat, 5 September 2025.
“Kami berkomitmen agar beras yang diterima masyarakat dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” tegasnya.
Rizal menambahkan, pemantauan kualitas beras dilakukan secara rutin melalui uji laboratorium.
Baca Juga: Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Terakhir, pengujian dilakukan pada Agustus 2025 oleh PT Saraswati Indo Genetech dan PT Sucifindo.
Artikel Terkait
Lonjakan Konsumsi Bikin BBM Non-Subsidi Kosong, Wamen ESDM Angkat Bicara
Tak Bisa Instan, Ini Cara Bahlil Merespons 17+8 Tuntutan Rakyat
Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN Pastikan Situasi Indonesia Aman Pascademo Agustus 2025
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol, Nadiem Makarim: Tuhan Melindungi Saya, Kebenaran Akan Keluar