Redaksi88.com, 11 September 2025 – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menghadiri rangkaian kegiatan G20 Tourism Ministers’ Meeting yang berlangsung di Mpumalanga, Afrika Selatan, pada 11–12 September 2025.
Kehadiran Ni Luh Puspa menjadi bukti konsistensi Indonesia dalam mengambil peran aktif mendorong pengembangan pariwisata global.
Terutama untuk memastikan terciptanya rencana aksi nyata dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan yang memberi manfaat bagi negara-negara G20 maupun masyarakat dunia.
"Indonesia dalam hal ini Kementerian Pariwisata berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata bersama negara-negara G20 serta meningkatkan dan mempererat hubungan kerja sama antarnegara. Utamanya terkait dengan pariwisata sesuai poin output dalam Presidensi G20 Afrika Selatan," ujar Wamenpar Ni Luh Puspa.
Dalam Presidensi G20 Afrika Selatan, terdapat empat isu prioritas. Yaitu People-Centered AI and Innovation for Startups; Tourism Financing and Investment for Equality and Sustainability; Air Connectivity for Seamless Travel; serta Enhanced Resilience for Inclusive, Sustainable Tourism.
Ni Luh Puspa menjelaskan, Indonesia sebagai salah satu ekonomi besar dunia sekaligus negara berkembang memiliki peran penting sebagai jembatan antara negara maju dan berkembang di forum G20.
Dalam forum multilateral G20 Tourism Working Group, Indonesia juga aktif menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang.
"Indonesia mendorong dialog dan solusi yang inklusif untuk isu-isu ekonomi dan sosial global," katanya.
Selain menghadiri sidang utama, Wamenpar juga dijadwalkan menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan menteri pariwisata dari negara sahabat.
Dalam kesempatan itu, ia akan memaparkan program dan capaian terkini sektor pariwisata Indonesia, sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai pihak.***
Artikel Terkait
Sempat Heboh 6 Pos Polisi di Jogja-Sleman Dilempar Bom Molotov, Motif Pelaku Diduga Ikut-Ikutan Tren di Medsos
Telisik Tuntutan Aksi 'Blokir Semuanya' yang Guncang Prancis, dari Kemelut Pajak hingga Penolakan PM Loyalis Macron
Dunia Berduka atas Kematian Charlie Kirk: Trump Sebut Momen Gelap Bagi Amerika, Kanada hingga Italia Justru Ingatkan Sinyal Bahaya
64 Anak Terjerat Hukum Usai Demo Ricuh di Jatim, Emil Dardak: Konsepnya Bukan Sekadar Menghukum, tapi Membina
Bukan Raffi Ahmad atau Taufik Hidayat, Warganet Justru Ramai Usung dr. Tirta Jadi Menpora Pengganti Dito Ariotedjo