Belajar dari Maori, Anak Muda yang Bangga akan Pelestarian Budaya

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Rabu, 11 Desember 2024 | 00:30 WIB
Opini: Maulina Hasabna Sitakar - Belajar dari Maori, Anak Muda yang Bangga akan Pelestarian Budaya.  (Foto/Maulina Hasabna Sitakar)
Opini: Maulina Hasabna Sitakar - Belajar dari Maori, Anak Muda yang Bangga akan Pelestarian Budaya. (Foto/Maulina Hasabna Sitakar)
  •  Penggunaan media sosial untuk mempromosikan suku dan budaya Indonesia

Banyak anak muda Māori menggunakan media sosial untuk menunjukkan kebanggaan mereka terhadap tradisi. Anak muda Indonesia juga bisa memanfaatkan platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube untuk mempromosikan budaya lokal, mulai dari tarian daerah hingga kulineran. 

Kita juga bisa membuat konten tantangan dengan hastag tertentu yang bersifat mengajak, video yang realistis dengan kehidupan sehari-hari tentu saja lebih mudah diterima banyak orang.

Harapan dan Pergerakan Kecil yang dapat dilakukan anak muda Indonesia Pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau komunitas seni.

Generasi muda Indonesia juga harus merasa bertanggung jawab untuk melestarikan budaya, sama halnya yang dilakukan suku Māori untuk tetap menjaga keutuhan budaya mereka. Kita bisa memulai dengan mencintai dan mengenal budaya kita. 

Memahami makna, nilai-nilai dan sejarah dari budaya suku kita terlebih dahulu, ini juga merupakan langkah kecil yang baik, agar setidaknya kita dapat menceritakan ke generasi kita selanjutnya.

Mengenal Budaya di Indonesia itu Penting

Budaya adalah bagian dari identitas kita sebagai bangsa. Tanpa budaya, kita akan kehilangan akar dan jati diri sebagai masyarakat.

Apalagi seperti yang kita ketahui Indonesia adalah salah satu negara dengan suku terbanyak. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga dan melestarikan suku dan budaya di Indonesia.

Suku Māori telah menunjukkan kepada kita bagaimana budaya mereka bisa tetap hidup dan dihargai, bahkan di kenal dunia.

Ajakan dan Refleksi untuk anak muda Indonesia

Kini saatnya bagi anak muda Indonesia untuk mengambil peran serupa. Kita harus bangga dengan budaya kita, mengenalnya dengan baik, dan menyebarkan kepada generasi berikutnya.

Kalau anak muda Māori bisa bangga dengan budaya mereka, kenapa kita tidak? Pelestarian budaya tidak harus dimulai dengan langkah besar, cukup dari hal kecil yang konsisten.

Melestarikan budaya juga bukan hanya melindungi masa lalu, tetapi tentang membentuk masa depan yang lebih kaya dan beragam.

Ayo, kenali budaya lokal kita dan jadikan itu bagian dari identitas kita. Karena kalau bukan kita yang menjaga dan melestarikan budaya Indonesia, siapa lagi?***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Sumber: Maulina Hasabna Sitakar

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arah Baru Fundruiser Indonesia

Jumat, 30 Januari 2026 | 06:30 WIB

Ketika Tumbler Menjadi Status Symbol Lingkungan

Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:04 WIB

Ketika Ambisi Politik Mengalahkan Rasionalitas Ekonomi

Minggu, 19 Oktober 2025 | 13:57 WIB

Cium Tangan Budaya Feodal

Selasa, 24 Desember 2024 | 14:14 WIB

Wartawan Gaek

Senin, 23 Desember 2024 | 11:58 WIB

Primordialisme

Minggu, 22 Desember 2024 | 12:29 WIB

Batu Bulek Idak Besending

Minggu, 22 Desember 2024 | 12:11 WIB

Dampak Polusi Udara Terhadap Kesehatan

Rabu, 11 Desember 2024 | 23:59 WIB
X