5 Fakta di Balik Crash Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025: Dari Perpanjang Kutukan hingga Potensi Cedera Bahu

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 6 Oktober 2025 | 09:50 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait insiden kecelakaan yang dialami pembalap MotoGP Mandalika, Marc Marquez.  (X.com/@MotoGP)
Menyoroti fakta terkini terkait insiden kecelakaan yang dialami pembalap MotoGP Mandalika, Marc Marquez. (X.com/@MotoGP)

Cedera ini mengingatkan publik pada insiden tahun 2020 di Sirkuit Jerez, ketika Marquez mengalami patah tulang lengan kanan yang memaksanya absen panjang dan menjalani 4 kali operasi. 

Baca Juga: Sorotan Khusus: Setelah Ingar Kasus Keracunan, Ribuan Dapur MBG Kini Tetiba Didorong Cepat Bersertifikat

2. Mandalika, Sirkuit Kutukan Marc Marquez

Kecelakaan itu memperpanjang catatan kelam Marquez di Mandalika. Dalam empat kali keikutsertaannya sejak 2022, pembalap berjuluk The Baby Alien itu belum pernah menuntaskan balapan utama di sirkuit ini.

Tidak dapat dipungkiri, sirkuit Mandalika seolah menjadi tempat yang tak bersahabat bagi Marquez. 

Berdasarkan penelusuran, sejak pertama kali digelar pada 2022, pembalap Spanyol itu belum pernah mencapai garis finis di balapan utama. 

Tahun pertama ia gagal start karena cedera saat sesi pemanasan, tahun 2023 terjatuh di Tikungan 13, dan pada 2024 motornya rusak sebelum finis. 

Baca Juga: Menanti Ketajaman Romeny: Antara Cedera, Harapan, dan Laga Hidup Mati di Jeddah

Kini, insiden bentrokan dengan Bezzecchi menambah deretan kegagalannya di Lombok.

"Sebagian pengamat bahkan menyebut, Mandalika sebagai “sirkuit kutukan” bagi Marquez," demikian laporan dari Sky Sport Italia. 

Di sisi lain, permukaan lintasan yang menantang dan suhu tinggi disebut menjadi faktor risiko tambahan bagi pembalap yang sering tampil agresif seperti dirinya.

3. Faktor Teknis dan Gaya Balap Agresif

Crash kali ini juga menyorot kembali gaya balap khas Marquez yang dikenal berani menekan di tikungan sempit. 

Dalam tayangan ulang, tampak Marquez mencoba mempertahankan jalur ideal ketika Bezzecchi datang dari sisi dalam dengan kecepatan tinggi. 

Baca Juga: Garuda Muda Bersiap: Misi Emas di Negeri Gajah Putih

Kontak pun tak terhindarkan. Banyak analis menilai, gaya defensif Marquez di lintasan teknis seperti Mandalika sering kali justru meningkatkan risiko tabrakan.

Menurut analis MotoGP asal Italia, Luca Boselli menilai faktor teknis juga berperan dalam insiden itu. 

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Garuda Muda Bersiap: Misi Emas di Negeri Gajah Putih

Minggu, 5 Oktober 2025 | 22:27 WIB
X