REDAKSI88.com, BENGKULU UTARA – Menjelang momen Idul Fitri 2025 yang dinantikan, Satreskrim Polres Bengkulu Utara mengambil langkah tegas untuk memastikan stabilitas harga pangan dan melindungi masyarakat dari praktik spekulasi yang merugikan masyarakat.
Dalam operasi inspeksi mendadak (sidak) yang digelar di Pasar Purwodadi, Argamakmur, pihak kepolisian fokus memantau peredaran minyak goreng 'Minyakita' serta kebutuhan pokok lainnya.
Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi menghadapi potensi lonjakan harga dan kelangkaan stok menjelang Idul Fitri 2025.
Dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bengkulu Utara, Andhika Rizkiawan Ramadhan, operasi pengawasan ketat ini menyasar pasar, kedai, dan warung di sekitar wilayah tersebut.
Andhika menegaskan, sidak ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya serius untuk mencegah praktik kecurangan seperti penimbunan dan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat.
"Kami memastikan produk 'Minyakita' di Pasar Purwodadi tetap sesuai aturan dan tidak ada penyimpangan," tegas Andhika pada Sabtu (22/3/2025).
Langkah ini diambil menyusul viralnya kemasan 'Minyakita' di berbagai daerah yang diduga digunakan untuk praktik manipulasi harga.
Polres Bengkulu Utara pun berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan stok tetap tersedia di pasaran.
"Kami tidak ingin ada kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar," tambahnya.
Andhika juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan atau penimbunan.
"Masyarakat adalah mata dan telinga kami. Jika ada praktik curang, segera laporkan ke pihak berwenang," pesannya.
Selain itu, pedagang diingatkan untuk tetap mematuhi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Artikel Terkait
Selain Soal Supremasi Sipil Tak akan Terganggu Karena UU TNI, DPR Juga Memastikan Tak Ada Dwifungsi TNI
Update Skandal Suap Hasto: Klaim Terima Ancaman akan dijadikan Tersangka jika PDIP Memecat Jokowi
Hasto Kristiyanto Minta Bebas dari Dakwaan usai Tersandung Skandal Dugaan Suap dan Perintangan Penyidikan Harun Masiku
KOMUNIKASI Gelar Aksi di Kejari Bengkulu Utara, Desak Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Bengkulu Utara
Kasus Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Bengkulu Utara, Jaksa Sudah Amankan Uang Setengah Miliar Lebih
Aksi KOMUNIKASI di Kejari Bengkulu Utara: Soal Dugaan SPPD Fiktif dan Raibnya Aset Rumdin, Nama Sonti Bakara 'Disentil'