REDAKSI88.com – Empat pendekar muda Bengkulu Utara yang berasal dari perguruan silat Persinaga berhasil mengharumkan nama daerah di panggung internasional.
Dari gelanggang 3rd International Indonesia Pencak Silat Open Championship yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 4 hingga 10 Agustus 2025, mereka pulang membawa dua medali emas dan dua perak.
Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa pesilat Bengkulu Utara mampu bersaing di level dunia.
Kejuaraan bergengsi tersebut diikuti 3.265 peserta dari 20 negara. Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bengkulu Utara mengirimkan empat atlet muda berbakat dan satu pelatih untuk berlaga di ajang tersebut.
Baca Juga: Soal Pengadaan Ribuan Laptop dan Seragam untuk Siswa Sekolah Rakyat, Mensos: Tak Ada Korupsi
“Alhamdulillah, anak-anak kita sudah mendapatkan dua medali emas dan dua medali perak dalam kejuaraan ini,” kata Deshari, pelatih sekaligus pimpinan kontingen, Minggu (10/8/2025).
Medali emas diraih oleh Akbar Reza Maulana dan Abdul Azriel Alghaniy, sedangkan Danil Firzie Melondra dan Viki Colin Pramono masing-masing menyumbangkan medali perak.
“Viki harus puas di posisi kedua setelah kalah tipis di final melawan pesilat DKI,” tambahnya.
Deshari mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas perjuangan anak asuhnya. “Saya sangat bangga dengan permainan anak-anak yang bisa menampilkan permainan terbaiknya,” ujarnya.
Dengan hasil gemilang ini, empat pendekar muda Bengkulu Utara tidak hanya mengangkat martabat daerah di kancah internasional, tetapi juga menorehkan kisah inspiratif bagi generasi penerus pencak silat tanah air.***
Artikel Terkait
143 Guru Mundur dari Sekolah Rakyat, Ini Tanggapan Mensos
Viral, Istri Gerebek Suami Diduga Anggota Polres Manokwari Lagi Bersama Dua Wanita di Kamar Hotel
Polres Bengkulu Utara Tangkap Dua Terduga Pencuri Motor di Dua TKP
Transfer Permanen! Jay Idzes Resmi Gabung Sassuolo: Bek Timnas Indonesia Ditebus Rp189,5 Miliar dari Venezia
PPATK Rampungkan Analisis 122 Juta Rekening Dormant, 90 Persen Telah Aktif Kembali
Soal Pengadaan Ribuan Laptop dan Seragam untuk Siswa Sekolah Rakyat, Mensos: Tak Ada Korupsi