Dalam pemeriksaan, ia mengakui keterlibatan rekannya DSP yang membantu menyiapkan bom molotov. Pada hari yang sama, DSP juga berhasil diamankan.
Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya botol berisi bahan bakar, sepeda motor, sandal, serta pakaian yang dipakai tersangka saat beraksi.
Baca Juga: Auroville: Kota Utopia di India yang Hidup Tanpa Uang dan Agama bahkan Pemerintahan
Kapolresta menegaskan tidak akan memberi ruang terhadap tindakan anarkis yang mengganggu ketertiban umum.
“Polresta Yogyakarta tidak akan memberi ruang dan akan menindak tegas segala bentuk tindakan provokasi, teror, dan anarkis,” tegas Pandia.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak menyikapi konten di dunia maya.
Baca Juga: Auroville: Kota Utopia di India yang Hidup Tanpa Uang dan Agama bahkan Pemerintahan
“Jangan ikut-ikutan melakukan tindakan melanggar hukum hanya karena melihat tren di dunia maya,” tambahnya.
Hingga kini, polisi memastikan situasi di Yogyakarta tetap aman dan kondusif. Kedua pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.***
Artikel Terkait
Soroti Sulitnya Warga RI Cari Kerja, Menkeu Purbaya Sebut Penyebabnya Dana Rp425 Triliun Mengendap di BI
Ekonom Senior Fuad Bawazier: Soal Tuntutan Rakyat, Menyelesaikan Masalah Memerlukan Waktu
Tantowi Yahya Soal Purbaya Diminta Mundur Usai Dilantik Jadi Menkeu: Kita Kasih Dia Kesempatan Bekerja
Menkeu Purbaya Soroti Penyerapan Anggaran MBG Masih Rendah, Minta BGN Rutin Laporan ke Publik
Target Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Menkeu Purbaya Dikecam DPR: Warga Masih Banyak yang Kena PHK