Redaksi88.com – Kinerja ekonomi Indonesia menunjukkan tren yang menggembirakan pada kuartal kedua (Q2) tahun 2025.
Mengutip laporan dari Reuters, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,12 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan triwulan pertama yang berada di angka 4,87 persen.
Angka ini sekaligus menjadi laju pertumbuhan ekonomi tercepat sejak kuartal II tahun 2023, yang menandakan penguatan fundamental ekonomi nasional di tengah tantangan global yang masih berlangsung.
"Berdasarkan basis kuartal ke kuartal (qtq) yang tidak disesuaikan secara musiman, produk domestik bruto tumbuh 4,04 persen pada bulan April-Juni, menurut Badan Pusat Statistik (RI)," tulis Reuters dalam artikel yang tayang pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Berdasarkan data BPS yang dirilis pada Selasa, 5 Agustus 2025, Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menjadi sektor yang mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 13,53 persen.
Hal ini dipicu oleh musim panen yang sukses serta permintaan yang tinggi terhadap komoditas pangan.
Baca Juga: Fakta Kasus Pelajar SMK di Cibiru Tewas Ditebas Celurit, Pelaku Diduga Simpan Dendam
Dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah mencatat pertumbuhan paling signifikan, mencapai 21,05 persen.
Kenaikan ini menunjukkan adanya peran aktif belanja negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik untuk sektor infrastruktur maupun pelayanan publik.
Sektor industri pengolahan menjadi pilar utama pertumbuhan dengan kinerja yang terus positif.
Industri makanan dan minuman, misalnya, tumbuh 6,15 persen berkat peningkatan permintaan domestik maupun ekspor, seperti produk CPO, minyak goreng, dan makanan olahan lainnya.