Eskalasi Konflik India Pakistan: Rudal India Dijatuhkan, Pakistan Tutup Wilayah Udara

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 11 Mei 2025 | 22:22 WIB
Ilustrasi Foto. India luncurkan rudal ke Pakistan pada Sabtu, 10 Mei 2025 pagi. (Freepik)
Ilustrasi Foto. India luncurkan rudal ke Pakistan pada Sabtu, 10 Mei 2025 pagi. (Freepik)

REDAKSI88.com  – Ketegangan antara India dan Pakistan semakin memanas setelah India meluncurkan serangan rudal ke pangkalan udara militer Pakistan pada Sabtu (10/5/2025) dini hari. 

Rudal tersebut berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Pakistan sebelum mencapai sasaran.

Juru Bicara Militer Pakistan, Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, mengonfirmasi bahwa India menargetkan tiga pangkalan udara Pakistan. 

Baca Juga: Perjuangan 27 Tahun Pasangan Penjual Bakso yang Akhirnya Mewujudkan Mimpi Haji 2025

Meski tidak ada kerusakan yang dilaporkan, otoritas Pakistan menutup sementara wilayah udaranya mulai pukul 03.15 waktu setempat (05.15 WIB) hingga 12.00 siang (14.00 WIB) sebagai langkah antisipasi.

Ketegangan ini memuncak setelah serangan mematikan di Pahalgam, Kashmir yang dikuasai India, pada 22 April 2025.

Kelompok militan Front Perlawanan menewaskan 26 orang dalam aksi yang diklaim India didalangi Pakistan—tuduhan yang ditolak keras Islamabad.

Baca Juga: Beberapa Negara Terlibat Konflik Global, Hasan Nasbi Ingatkan Ucapan Prabowo 2019 Soal Ancaman Perang

Sebagai balasan, India meluncurkan Operasi Sindoor pada 7 Mei 2025, menyerang target yang disebut sebagai "fasilitas teroris" di wilayah Pakistan.

India mengklaim 70 militan tewas, sementara Pakistan melaporkan 31 warga sipil meninggal dan 57 luka.

Komunitas global, termasuk PBB dan AS, mendesak kedua negara mengendalikan situasi.

Pakar hubungan internasional memperingatkan potensi konflik besar jika ketegangan terus berlanjut, mengingat kedua negara memiliki senjata nuklir.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Pedagang Sate Sumut yang Mewujudkan Mimpi Haji 2025 Setelah 55 Tahun Berjuang

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pemerintah India terkait serangan rudal terbaru ini.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X