Kesiapan Nuklir Korea Utara, Ancaman yang Semakin Menguat di Tengah Ketegangan Global

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 12:55 WIB
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.  (KCNA)
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. (KCNA)

Korea Utara memiliki berbagai fasilitas yang tersebar di seluruh negeri untuk mendukung program nuklirnya, termasuk tambang untuk pengumpulan uranium mentah, fasilitas pengayaan dan reaktor nuklir untuk mengolah uranium dan plutonium menjadi bahan bakar bom, serta pabrik perakitan senjata.

Pusat Penelitian Ilmiah Nuklir Yongbyon, yang dibangun pada akhir 1950-an dengan bantuan Soviet, memiliki setidaknya tiga reaktor yang, menurut klaim Korea Utara, ditujukan untuk menghasilkan listrik.

Pusat ini juga memiliki fasilitas fabrikasi bahan bakar dan pabrik pemrosesan ulang plutonium, di mana material berkualitas senjata dapat diekstraksi dari batang bahan bakar bekas, menurut Nuclear Threat Initiative (NTI), sebuah lembaga think-tank yang berbasis di Washington.

Korea Utara diketahui telah melaksanakan enam uji coba nuklir pada tahun 2006, 2009, 2013, 2016, dan 2017.

Para analis meragukan klaim Korea Utara bahwa ledakan pada Januari 2016 merupakan bom termonuklir pertama mereka, tetapi meyakini bahwa senjata semacam itu kemungkinan telah diuji pada tahun 2017 dalam sebuah ledakan yang jauh lebih besar dibandingkan uji coba sebelumnya.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X