Pertemuan ini akan menjadi saksi penandatanganan perjanjian investasi senilai lebih dari US$ 10 miliar, yang mencakup berbagai sektor strategis seperti energi, infrastruktur, dan teknologi.
"Besok saya akan diundang ke pertemuan antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan perusahaan-perusahaan besar Tiongkok dan akan ada perjanjian yang ditandatangani dengan total lebih dari US$ 10 miliar. Saya kira ini adalah tonggak yang sangat penting dalam hubungan kita," kata Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Ingatkan Pejabat Pusat dan Daerah: Jaga Nama Baik, Harimau Mati Meninggalkan Belang
Pertemuan ini memperkuat posisi Indonesia dan Tiongkok sebagai mitra strategis yang berkomitmen untuk mewujudkan kesejahteraan bersama.
Dengan investasi besar yang segera terealisasi, kedua negara menunjukkan kesiapan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta menjadi pilar penting bagi stabilitas kawasan Asia.***
Artikel Terkait
Prabowo Ingatkan Pejabat Pusat dan Daerah: Jaga Nama Baik, Harimau Mati Meninggalkan Belang
Prabowo: Saya Tak Terima RI Tak Bisa Produksi Mobil, Motor hingga Komputer Sendiri
Hormati Pahlawan, Prabowo Letakkan Bunga di Monumen Pahlawan Rakyat Tiananmen
Presiden Prabowo Resmi Bubarkan Satgas Sosialisasi UU Cipta Kerja Demi Efisiensi Pemerintahan
Beredar Rumor Petinggi PT Agricinal di Tengah Memanasnya Konflik Ingin Bertemu Pj Bupati Bengkulu Utara Namun Ditolak
Prabowo Bertemu Ketua NPC Tiongkok, Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dan Tingkatkan Kerja Sama Strategis