Redaksi88.com – Serangan rudal Iran ke wilayah Israel kembali menjadi sorotan sebagian publik internasional.
Iran menargetkan kawasan pusat Kota Tel Aviv dalam serangan intensif yang terjadi pada Kamis, 19 Juni 2025.
Yang menjadi perhatian utama, untuk pertama kalinya Iran meluncurkan rudal balistik ‘Sejjil’ dalam serangan langsung ke wilayah Israel, tepatnya pada Rabu, 18 Juni 2025 waktu setempat.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa peluncuran rudal ini merupakan bagian dari gelombang ke-12 serangan yang mereka sebut sebagai Operasi True Promise 3.
Mengutip laporan kantor berita Tasnim, rudal Sejjil sebelumnya belum pernah digunakan dalam pertempuran, menjadikan peluncurannya kali ini sebagai momen yang sangat penting dalam strategi militer Iran.
"Gelombang ke-12 Operasi True Promise 3 dimulai dengan penembakan rudal Sejjil dua tahap yang sangat berat dan jarak jauh," demikian pernyataan resmi dari IRGC sebagaimana dikutip dari The Cradle dan Iranwire, pada Kamis, 19 Juni 2025.
Lebih lanjut, IRGC juga sempat mengeluarkan peringatan keras kepada warga Israel yang tinggal di wilayah pendudukan.
Mereka diminta segera meninggalkan area tersebut untuk menghindari gelombang serangan yang akan datang.
"Pilihannya hanya dua: mati perlahan di dalam bunker atau menyelamatkan diri dari hujan rudal yang berlangsung 24 jam penuh dengan meninggalkan tanah yang direbut oleh leluhurmu," lanjut pernyataan IRGC.
Berkaca dari hal itu, Rudal Sejjil sendiri merupakan senjata balistik berteknologi tinggi milik Iran yang menggunakan bahan bakar padat.
Sistem rudal ini dikembangkan untuk menggantikan rudal berbahan bakar cair yang dinamai 'Shahab'.