Sudah Ditemukan Sejak September 2024 Lalu, Mengapa Ladang Ganja di Bromo Baru Terungkap?

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 20 Maret 2025 | 06:00 WIB
Potret Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni saat Mengunjungi TNBTS pada Desember 2024 lalu.  (instagram.com/rajaantoni)
Potret Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni saat Mengunjungi TNBTS pada Desember 2024 lalu. (instagram.com/rajaantoni)

REDAKSI88.com - Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dikejutkan dengan penemuan 59 titik ladang ganja di wilayahnya. 

Ladang ganja ini memiliki luas keseluruhan mencapai satu hektar, dengan setiap titik ladang berukuran bervariasi antara 4 hingga 16 meter persegi. 

Penemuan ini tidak lepas dari penggunaan drone yang membantu mengidentifikasi lokasi ladang tersembunyi di antara semak belukar yang lebat.

Kepala Bidang Wilayah II TNBTS, Decky Hendra, menjelaskan, titik ladang ganja tersebut memiliki luas yang bervariasi. 

Baca Juga: Tour Ramadhan MUI: Mempererat Ukhuwah, Membangun Nilai Pancasila, dan Memperingati Nuzul Quran di Desa Suka Makmur

“Lokasi ladang ganja tersebut ditemukan dengan bantuan drone,” pernyataan ini disampaikannya pada Selasa, (18/3/2025).

Penemuan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Kepolisian RI. 

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa temuan ini bukan berasal dari aktivitas internal TNBTS, melainkan hasil investigasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Polisi Hutan dan Manggala Agni. 

“Bahwa ladang ganja itu bukan hasil karya teman-teman Taman Nasional di sana. Tapi itu bekerja sama dengan kepolisian untuk menemukan ladangnya,” ujar Raja Juli.

Menurut Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, lokasi ladang ganja tersebut berada di luar jalur wisata Gunung Bromo dan jalur pendakian Gunung Semeru. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Terbitkan Perpres Penertiban Kawasan Hutan: Langkah Tegas Atasi Kerusakan Lingkungan

“Lokasi temuan tanaman ganja tidak berada di jalur Bromo maupun Semeru tapi berada di sisi timur kawasan TNBTS,” kata Rudi di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (18/3/2025).

Ladang ganja tersebut tersembunyi di area dengan kemiringan curam dan ditutupi oleh vegetasi yang rapat, seperti kirinyu, genggeng, dan anakan akasia. 

Hal ini menyulitkan akses bagi petugas untuk menemukannya tanpa bantuan teknologi. Jarak antara lokasi ladang ganja dengan jalur wisata Gunung Bromo sekitar 11 kilometer, sedangkan dari jalur pendakian Gunung Semeru sekitar 13 kilometer.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X