Redaksi88.com, Jakarta, 2 Mei 2025 – Memperingati Hari Buruh Nasional 2025, Indonesia Financial Group (IFG) memperkuat komitmennya menciptakan lingkungan kerja ramah keluarga dengan menghadirkan Fasilitas Day Care untuk anak-anak karyawan.
Langkah ini merupakan wujud dukungan perusahaan terhadap work-life balance karyawan sekaligus kontribusi nyata bagi pengembangan SDM nasional dan pemberdayaan perempuan, selaras dengan visi Asta Cita Pemerintah Indonesia.
"Kami percaya bahwa karyawan yang bahagia dan seimbang akan memberikan kontribusi maksimal bagi perusahaan," ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adjie.
"Melalui fasilitas day care ini, kami ingin menunjukkan bahwa IFG tidak hanya peduli pada kinerja, tetapi juga pada kualitas hidup keluarga besar IFG," tambahnya.
Berbeda dari sistem konvensional, IFG memberikan fleksibilitas penuh kepada karyawan untuk memilih layanan day care yang paling cocok dengan kebutuhan keluarga.
Pendekatan ini memungkinkan orang tua tetap memberikan perhatian optimal pada anak tanpa mengabaikan tanggung jawab profesional.
Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari strategi IFG membangun lingkungan kerja setara yang mendukung kesetaraan gender.
Dengan adanya day care, baik ibu maupun ayah memiliki kesempatan karier yang adil tanpa harus mengorbankan peran sebagai orang tua.
Melalui program di momen Hari Buruh ini, IFG berharap bisa menjadi pionir sekaligus inspirasi bagi industri lain dalam menciptakan ekosistem kerja yang manusiawi, adaptif, dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Kemenkeu Beberkan Rencana Tunjangan Guru ASN Daerah 2025 Capai Rp66,92 Triliun, Ini Skema Penyalurannya
Pasca Viral Siswa yang Bersihkan Sungai, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Lebih Baik Ketimbang Urusin Wisuda
Putus Asa Didik Anak, Cerita Orang Tua ke Dedi Mulyadi soal Siswa Nakal Dikirim ke Barak Militer: Tak Sanggup Urus, Sering Ditinggal Kerja
Kebijakan Dedi Mulyadi Disorot! Siswa Nakal Dikirim ke TNI, Pengamat Pendidikan Sebut Konsepnya Belum Jelas
Penyidikan Masih Berlanjut! Siapa Dalang di Balik Kasus SPPD Fiktif DPRD Bengkulu Utara yang Rugikan Negara?