"Nenek-nenek mencuri bawang, koruptor mencuri uang negara. Kira-kira siapa yang harus dipukulin? Kira-kira siapa yang harus dihukum?" sebut Deddy.
Menurutnya, alasan pengeroyokan terhadap nenek tersebut demi menimbulkan efek jera tidaklah masuk akal.
"Bawang, bukan emas, bukan mobil, bukan harta, bukan duit rakyat. Apa yang terjadi? Dikeroyok, dipukulin, ditendang berdarah-darah. Dengan alasan apa? Biar kapok," ungkap Deddy.
"Pertanyaannya sekarang adalah: Kalau dia (nenek), mencuri dua ton uang negara, dipukulin juga?" pungkasnya.***
Artikel Terkait
Rombongan Jemaah Haji Khusus Indonesia Mulai Berdatangan di Makkah
Rombongan Pertama Jemaah Haji Khusus Asal Indonesia Tiba di Arab Saudi, Apa Itu Haji Khusus?
Kapolda Bengkulu Kunjungi Polres Bengkulu Utara, Waka I DPRD Hadiri dan Apresiasi Kegiatan Penghijauan
Angka PHK Meningkat Tajam pada Awal 2025, Apindo Ungkap 5 Faktor Penyebab Utama
Kepala BGN Klaim Kasus Keracunan MBG Berasal dari SPPG Berpengalaman, Ungkap Akan Lakukan Pelatihan Ulang Petugas