Ia menilai bahwa pernyataan Fadli Zon yang terkesan meragukan temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) berpotensi melukai upaya penegakan hak asasi manusia (HAM) dan semangat rekonsiliasi nasional.
"Hal ini penting dilakukan mengingat, permasalahan sejarah kekerasan seksual di Indonesia, adalah yang cukup sensitif bagi bangsa. Meragukan temuan TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) tersebut, bisa melukai dan mencederai semangat penegakan HAM dan rekonsiliasi nasional," tukas Hadrian.***
Artikel Terkait
Istana Klaim Keputusan Sengketa 4 Pulau Aceh–Sumut Jadi Kewenangan Pemerintah Pusat, Bukan Daerah
Prabowo Bakal Teken Aturan Baru soal Batas Wilayah, Imbas Sengketa 4 Pulau Aceh–Sumut
KPK Awasi SPMB 2025, Temukan Indikasi Suap hingga Manipulasi Data
Istana Tanggapi Kritik terhadap Fadli Zon soal Peristiwa Mei 1998: Jangan Terjebak Gosip Medsos
Menhan Israel Ancam Warga Teheran Usai Tel Aviv Digempur Rudal Iran