Optimisme Jokowi, Sebut PSI Masuk Senayan di Pemilu 2029 Bukan Sekedar Target tapi Keharusan

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Minggu, 20 Juli 2025 | 14:00 WIB
Jokowi dalam Kongres PSI 2025 di Solo pada Sabtu, 19 Juli 2025 mengatakan masuk Senayan di Pemilu 2029 adalah keharusan.  (Tangkapan layar YouTube PSI)
Jokowi dalam Kongres PSI 2025 di Solo pada Sabtu, 19 Juli 2025 mengatakan masuk Senayan di Pemilu 2029 adalah keharusan. (Tangkapan layar YouTube PSI)

Redaksi88.com – Joko Widodo menyampaikan pandangannya mengenai masa depan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat memberikan sambutan dalam Kongres PSI 2025 yang digelar di Graha Saba Buana, Solo, Sabtu, 19 Juli 2025.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan bahwa PSI harus masuk senayan pada Pemilu 2029 mendatang. 

Ia menilai, hal tersebut bukan sekadar target PSI, melainkan sebuah keharusan.

Baca Juga: Buka Musda II JMSI Riau, Bupati Kuansing Tegaskan Media Siber Mitra Strategis Pemerintah

“Saya yakin kalau targetnya masuk 2029 masuk ke Senayan, saya kira itu jangan dijadikan target karena itu memang harus,” kata Jokowi.

Ia menambahkan, jika hanya menjadikan lolos ke Senayan sebagai tujuan utama, maka hal itu dianggap terlalu kecil.

“Terlalu kecil target kita kalau hanya ingin masuk Senayan,” imbuhnya.

Baca Juga: Gubernur Riau Dijadwalkan Hadiri Puncak HUT ke-5 JMSI Riau di Kuansing, Bakal Terima PIN Emas Penghargaan Tertinggi

Jokowi juga menyampaikan keyakinannya bahwa PSI akan tumbuh menjadi partai besar di Indonesia. 

Meski demikian, ia menilai hal itu belum akan terwujud sepenuhnya pada Pemilu 2029, melainkan baru akan mulai terlihat pada 2034.

“Saya masuk tadi memberikan feeling kepada saya bahwa auranya PSI ini akan menjadi partai kuat dan partai besar, tapi jangan tergesa-gesa, ada step-stepnya,” ucapnya.

“Belum di 2029, feeling saya akan mulai di 2034 dengan catatan semuanya mesti bekerja keras,” tambah Jokowi.

Baca Juga: Kemumu Suro Festival 2025 Resmi Ditutup, Bupati ASA: Event Ekonomi Kreatif Akan Diperbanyak

Ia juga menyoroti pengalaman PSI dalam dua pemilu sebelumnya, yakni pada 2019 dan 2024, sebagai modal penting untuk menghadapi kontestasi politik di masa mendatang.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X