REDAKSI88.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara memastikan pasokan listrik di Kecamatan Enggano dalam kondisi aman dan stabil.
Hal itu ditegaskan langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata (ASA), saat melakukan peninjauan ke fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Enggano.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan publik, khususnya di sektor energi, berjalan tanpa kendala pasca gangguan distribusi akibat pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.
Baca Juga: Bupati ASA: Wisata Pulau Dua Setara Kelas Dunia, Tapi Perlu Sentuhan Infrastruktur
Bupati menegaskan bahwa listrik di wilayah kepulauan tersebut saat ini menyala penuh selama 24 jam, dan buffer stock bahan bakar minyak (BBM) tercatat cukup untuk menunjang operasional PLTD dalam dua bulan ke depan.
"PLN mengaliri listrik 24 jam untuk masyarakat Kecamatan Enggano. Buffer stock BBM-nya ada 84 ton," ujar Arie, Rabu (16/7/2025).
Dengan stok tersebut, ia memastikan tidak akan terjadi pemadaman dalam waktu dekat, serta pelayanan kelistrikan tetap terjaga stabil bagi seluruh masyarakat Pulau Enggano.
"Alhamdulillah listrik aman, begitu juga stok BBM di PLN itu sendiri," pungkasnya.
Arie juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas PLN atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam menjaga kontinuitas suplai listrik di wilayah terluar itu.
Menurutnya, kehadiran listrik yang stabil sangat krusial, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan di pulau terluar tersebut.
Baca Juga: Tersingkir Tanpa Dialog! PWI Jabar Minta Pemkab Indramayu Tinjau Ulang Pengosongan Gedung Graha Pers
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Arie didampingi oleh Kapolres Bengkulu Utara, Dandim 0423 Bengkulu Utara, Ketua DPRD, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).***
Artikel Terkait
RI Dikenai Tarif Impor 19 Persen oleh AS, Mendag: Justru Ada Peluang Tarik Investasi dan Tingkatkan Ekspor
Tak Etis & Arogan! Pengusiran Wartawan dari Gedung Pemda, PWI Ciayumajakuning: Ini Bukan Soal Aset, Tapi Pembungkaman Kritik Lewat Birokrasi
Tersingkir Tanpa Dialog! PWI Jabar Minta Pemkab Indramayu Tinjau Ulang Pengosongan Gedung Graha Pers
Asfiksia atau Pembungkaman? Analisis Kriminolog Forensik: Ada Tanda-Tanda Tak Wajar di Balik Kematian Arya Daru
Tinjau Fasilitas Kesehatan, Bupati ASA Pastikan Pelayanan di Pulau Enggano Meningkat
Bupati ASA: Wisata Pulau Dua Setara Kelas Dunia, Tapi Perlu Sentuhan Infrastruktur