"Awalnya kemarin Pak Wali minta kami mitigasi erupsi Gunung Tangkuban Parahu, tapi setelah kami ngobrol dengan PVMBG ternyata untuk Kota Bandung dampaknya relatif kecil sekali," terangnya.
"Jadi, sekarang kami fokuskan ke Sesar Lembang dan pergerakan tanah," imbuhnya.
Didi menjelaskan, berdasarkan hasil pemodelan BRIN, tingkat kerusakan yang bisa ditimbulkan sangat tinggi.
Artinya, jika Sesar Lembang mengguncang, Kota Bandung diperkirakan akan merasakan intensitas gempa pada level MMI (Modified Mercalli Intensity) 8 atau kategori guncangan kuat.
Baca Juga: JMSI Perkuat Diplomasi Media, Siap Teken MoU dengan Asosiasi Wartawan Tiongkok
"Dari hasil simulasi atau pemodelan tingkat kerusakannya MMI 8, jadi seluruh Kota Bandung karena tingkat kepadatan penduduknya sangat tinggi, intensitas kerusakan merata," ungkap Didi.
Kondisi ini membuat pemerintah daerah mempercepat upaya mitigasi. Edukasi dan pelatihan kebencanaan akan digencarkan agar masyarakat Bandung Raya lebih siap menghadapi potensi gempa bumi akibat Sesar Lembang.***
Artikel Terkait
Prabowo Copot Noel Ebenezer dari Jabatan Wamenaker Usai Jadi Tersangka KPK
Gibran Tegaskan IKN Bukan Proyek Mangkrak dan Bukti Pembangunan Tak Lagi Jawa Sentris
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Minta Amnesti ke Prabowo, Laode Syarief: Tidak Layak untuk Kasus Korupsi
JMSI Perkuat Diplomasi Media, Siap Teken MoU dengan Asosiasi Wartawan Tiongkok
Indonesia Menang Gugatan di WTO, Uni Eropa Didesak Cabut Bea Masuk