Usai Rumah Dijarah, Sri Mulyani Ajak Bangun Indonesia Tanpa Anarki dan Kebencian

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 1 September 2025 | 13:36 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani angkat bicara setelah rumahnya terimbas aksi penjarahan oknum massa demonstrasi.  (Instagram.com/@smindrawati)
Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani angkat bicara setelah rumahnya terimbas aksi penjarahan oknum massa demonstrasi. (Instagram.com/@smindrawati)

“Apabila publik tidak puas dan hak konstitusi dilanggar UU, dapat dilakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika pelaksanaan undang-undang menyimpang, masyarakat bisa membawa perkara ke pengadilan hingga Mahkamah Agung.

Sri Mulyani menilai hal ini sebagai bukti nyata bahwa sistem demokrasi di Indonesia berjalan dengan prinsip beradab.

“Demokrasi pasti belum sempurna, karena itu tugas kita bersama untuk memperbaikinya dengan beradab, bukan dengan anarki, intimidasi, atau represi,” terangnya.

Baca Juga: Tips Jitu Memulai Usaha untuk Pemula, Minim Risiko tapi Berpeluang Besar

Menutup pernyataannya, Sri Mulyani mengajak semua pihak menjaga negeri dengan cara damai.

“Mari kita jaga dan bangun Indonesia bersama, tidak dengan merusak, menjarah, memfitnah, atau menyebar kebencian,” tutupnya.***

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X