5 Fakta Aksi Demonstrasi Ojol di Istana Hari Ini, 6 Ribu Personel Gabungan Dikerahkan hingga Disorot Media Asing

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 17 September 2025 | 12:36 WIB
Menyoroti aksi demonstrasi pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 17 September 2025.  (Instagram.com/@keluhkesahojol.id)
Menyoroti aksi demonstrasi pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 17 September 2025. (Instagram.com/@keluhkesahojol.id)

Redaksi88.com – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Asosiasi Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu, 17 September 2025 sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam poster ajakan aksi yang beredar di media sosial menunjukkan ada tiga titik lokasi unjuk rasa, yakni Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Istana Presiden, dan Gedung DPR RI dalam hari yang sama.

"Aksi '179 Ojol' Asosiasi Pengemudi Ojek Online Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) 17 September 2025. Ojol lain tetap bisa ONBID atau narik seperti biasa," demikian tertulis dalam poster yang diunggah akun Instagram @keluhkesahojol.id, pada Rabu, 17 September 2025.

Baca Juga: Salah Satunya Kopi, Studi Ungkap Secangkir Minuman Berkafein di Pagi Hari Bikin Mood Lebih Baik

Ajakan tindakan damai dan kondusif dalam aksi unjuk rasa juga digaungkan untuk menghindari adanya tindakan anarkis.

"Tidak ada sweeping, tidak ada tindakan anarkis, tidak ada provokasi, tetap solid, damai, dan bermartabat," tegas imbauan aksi bertajuk 179 Ojol tersebut.

Lantas, bagaimana kondisi terkini hingga apa saja hal-hal yang dituntut para peserta aksi unjuk rasa tersebut? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Baca Juga: Telusur 3 Pendemo Hilang Diduga Terlibat Aksi Unjuk Rasa Agustus 2025: Posko Pengaduan hingga Koordinasi Menko Kumham Imipas dengan Polri

1. Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan

Dalam demonstrasi pengemudi ojol di Istana Kepresidenan Jakarta, Polres Metro Jakarta Pusat diketahui mengerahkan sebanyak 6.118 personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa tersebut..

Kapolres Metro Jakpus, Kombes Susatyo Purnomo Condro, terkait kondisi terkini hingga pukul 12.00 WIB, memastikan rekayasa lalu lintas masih bersifat situasional, menyesuaikan kondisi lapangan.

"Kuat pengamanan di wilayah Jakpus 6.118 personel, Kami memohon pengertian masyarakat demi keselamatan dan kenyamanan bersama," ujar Susatyo kepada awak media di Jakarta, pada Rabu, 17 September 2025.

Baca Juga: Update Insiden Maut Bus Rombongan Nakes RSBS Jember di Jalur Bromo: 3 dari 21 Korban Kondisinya Membaik

2. Pengamanan Polisi Antisipasi Chaos

Lebih lanjut, Susatyo mengatakan pengamanan dilakukan tanpa melibatkan  penggunaan senjata api dan mengedepankan pendekatan persuasif. 

Polres Metro Jakpus juga mengimbau agar seluruh peserta aksi menjaga ketertiban dalam aksi demonstrasi tersebut.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X