Mendalami Kronologi Tragedi KDRT di Cakung: Korban SN Meninggal Dunia Usai Alami Luka Bakar Parah

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Selasa, 23 September 2025 | 12:47 WIB
Foto Ilustrasi - Seorang istri di Cakung mengalami KDRT hingga dilaporkan meninggal dunia karena luka bakar. (Pixabay.com/Alexas_Fotos)
Foto Ilustrasi - Seorang istri di Cakung mengalami KDRT hingga dilaporkan meninggal dunia karena luka bakar. (Pixabay.com/Alexas_Fotos)

Redaksi88.com – Warga Cakung, Jakarta Timur, belakangan dihebohkan oleh peristiwa kebakaran yang melanda sebuah rumah kontrakan pada Kamis, 18 September 2025 lalu.

Peristiwa itu ternyata dipicu oleh perselisihan antara pasangan suami-istri berinisial MA (29) dan SN (33). 

Perselisihan di dalam rumah tersebut berujung pada tindakan penganiayaan oleh sang suami sekaligus memicu terjadinya kebakaran itu.

Baca Juga: Anggaran PUPR 2020 Bengkulu Utara Disorot, Eks Kadis Diduga Bermain di Balik Perjalanan Dinas

Terkini, SN dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat luka bakar parah yang dialaminya.

Korban Meninggal Usai Dirawat Intensif

Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sri Yatmini, menjelaskan bahwa korban sempat dirawat di sebuah rumah sakit di kawasan Pondok Kopi sebelum akhirnya meninggal dunia.

"Berikutnya pada tanggal 21 September 2025 korban dalam hal ini istrinya sekitar jam 07.30 dinyatakan meninggal dunia," ujar Sri dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin, 22 September 2025.

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah SN dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Baca Juga: Alasan di Balik Prabowo Panggil Mendadak Mentan Amran Sebelum Terbang ke AS soal Impor Tepung Tapioka

Pertengkaran Berawal dari Mi Instan

Sri memaparkan, tragedi KDRT itu bermula dari permintaan sederhana MA kepada istrinya untuk membuatkan mi instan. Namun, permintaan tersebut justru memicu pertengkaran hebat.

"Tersangka ini meminta tolong kepada istrinya ini, dengan alasan meminta tolong kepada korban dalam hal ini istrinya untuk membuatkan mi instan," jelas Sri.

Pertengkaran semakin memanas hingga korban berlari ke kamar ibunya. Meski sang mertua mencoba melerai, MA tetap melanjutkan tindakannya.

Baca Juga: Tradisi Diplomasi Indonesia di Sidang Umum PBB, Kini Giliran Prabowo Subianto Setelah 10 Tahun RI Absen

Aksi Brutal dengan Tiner dan Korek Api

Dalam kondisi emosi, MA mengambil tiner yang disimpan dalam botol plastik. 

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X