Gubernur Jabar itu lantas meminta dapur penyelenggara menyesuaikan jam masak dengan jam distribusi agar makanan tetap segar.
Baca Juga: Polda Bengkulu Tangkap Pengoplos Pertalite, Sita 3 Ton Minyak Mentah
“Jadi jangan masaknya terlalu sore atau malam, kalau bisa agak mepet ke pagi agar nasi dan makanannya disajikan masih dalam keadaan fresh,” sebut Dedi.
Meski belum memutuskan apakah dapur MBG akan dihentikan sementara, Dedi memastikan evaluasi akan digelar terbuka bersama penyelenggara.
Hingga kini, terkhusus bagi sebagian publik Tanah Air, langkah tersebut akan dinantikan sebagai hal yang bukan sekadar janji, melainkan jaminan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.***
Artikel Terkait
Geger! Kepala Desa di Bengkulu Utara Dilarikan ke RSUD, Begini Kronologinya
Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi Proyek Strategis
Realisasi Dana Desa Bengkulu Utara Capai 77 Persen, Rp39,5 Miliar Tahap II Siap Digunakan Desa
Mahfud MD Bersedia Bergabung dengan Komite Reformasi Polri, Istana Respons Positif
Alasan di Balik Pembentukan Reformasi Polri: Muncul Tim Transformasi dan Tantangan Implementasi