Redaksi88.com – Kasus keracunan siswa setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terulang.
Kali ini, peristiwa tersebut menimpa ratusan pelajar di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Hingga kini, jumlah korban tercatat mencapai 411 siswa. Dari total itu, sebanyak 47 masih menjalani rawat inap, sementara 364 lainnya sudah diizinkan pulang untuk rawat jalan.
Kasus keracunan di Bandung Barat ini kemudian ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Pemerintah daerah pun juga membuka sejumlah posko darurat di beberapa titik, guna mempercepat penanganan para korban.
Keracunan MBG: Lagu Lama yang Sering Terulang
Insiden keracunan akibat MBG bukanlah hal baru. Kasus serupa tercatat telah berulang kali terjadi di berbagai daerah, bahkan dalam hitungan hari terakhir.
Pada 15 September 2025, sebanyak 19 siswa di Semin, Gunungkidul, Yogyakarta dilaporkan keracunan setelah mengonsumsi menu MBG.
Sehari berselang, kasus lebih besar terjadi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Ratusan siswa dari beberapa sekolah terpapar, antara lain 94 siswa MTsN 2, 20 siswa MIN 3, 11 siswa MAN 3, serta 2 siswa SMPN 3.
Di hari yang sama, keracunan juga menimpa 37 siswa dari SMA Negeri 7 dan SD Hidayatullah di Baubau, Sulawesi Tenggara.
Lalu, pada 17 September 2025, kasus serupa muncul di Lamongan, Jawa Timur.
Sebanyak 13 siswa SMA Negeri 2 Lamongan harus dirawat karena mengalami mual dan pusing usai menyantap makanan MBG.
Artikel Terkait
Dari Wakil Menkeu ke Ketua DK LPS, Ini Profil Singkat Anggito Abimanyu
Mahfud MD Bersedia Bergabung dengan Komite Reformasi Polri, Istana Respons Positif
Alasan di Balik Pembentukan Reformasi Polri: Muncul Tim Transformasi dan Tantangan Implementasi
Awal Mula 352 Siswa Keracunan Massal yang Diduga Imbas Menu MBG Tak Layak Konsumsi di KBB, Lonjakan Korban dalam Hitungan Jam
Hari Tani Nasional ke-65: Serikat Petani Indonesia Gelar Aksi Damai di Monas, Desak Reforma Agraria Sejati