IFG bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berharap, jika kondisi alam sudah kembali aman, maka maraton ini dapat kembali digelar di Labuan Bajo pada 2026.
Sebagai destinasi pariwisata premium, Labuan Bajo tetap menjadi ikon sport tourism yang memiliki daya tarik besar bagi pelari nasional maupun internasional.
Bagi IFG, maraton ini memiliki visi jangka panjang sebagai kalender event olahraga berskala nasional dan internasional yang tidak hanya memperkuat gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat literasi keuangan khususnya asuransi serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Manggarai Barat.
Sebagai BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG memandang konsistensi penyelenggaraan kegiatan ini berkontribusi pada reputasi dan brand perusahaan sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan sektor pariwisata.
IFG menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul bagi peserta, sponsor, dan mitra yang menantikan ajang ini, serta berterima kasih atas pengertian semua pihak.
Keputusan untuk tidak menyelenggarakan IFG Labuan Bajo Marathon 2025 menjadi bukti komitmen IFG untuk selalu menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. ***
Artikel Terkait
Target Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Menkeu Purbaya Dikecam DPR: Warga Masih Banyak yang Kena PHK
Sempat Heboh 6 Pos Polisi di Jogja-Sleman Dilempar Bom Molotov, Motif Pelaku Diduga Ikut-Ikutan Tren di Medsos
Telisik Tuntutan Aksi 'Blokir Semuanya' yang Guncang Prancis, dari Kemelut Pajak hingga Penolakan PM Loyalis Macron
Dunia Berduka atas Kematian Charlie Kirk: Trump Sebut Momen Gelap Bagi Amerika, Kanada hingga Italia Justru Ingatkan Sinyal Bahaya
64 Anak Terjerat Hukum Usai Demo Ricuh di Jatim, Emil Dardak: Konsepnya Bukan Sekadar Menghukum, tapi Membina