Wakil Ketua Komisi IX DPR Cecar BGN, Charles Honoris: Bukan Dibatasi, UPF Harus Hilang dari Menu MBG

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 13:54 WIB
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, cecar kebijakan BGN soal menu MBG hasil pengolahan makanan UPF.  (Instagram.com/@charleshonoris)
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, cecar kebijakan BGN soal menu MBG hasil pengolahan makanan UPF. (Instagram.com/@charleshonoris)

Minta BGN Konsultasikan soal Menu MBG

Menurut Charles, makanan UPF mengandung gula, garam, dan lemak yang tinggi sehingga tidak baik untuk kesehatan.

“Bapak mending konsultasi nih sama Kepala BPOM dan dari Kementerian Kesehatan, yang saya tahu memang Pak Menkes ada standarisasi gizi dan makanan yang dibuat oleh Dirjen Kesmas,” tuturnya.

Wakil Kepala BGN: Tak Ada Toleransi Jika Tetap Gunakan Produk Kemasan Pabrik

Dalam kesempatan lain, Nanik sempat menegaskan bahwa dirinya pun menyoroti tentang menu MBG yang menggunakan produk dari pabrik meski baru menjabat sebagai Wakil Kepala BGN selama seminggu.

“Dapur MBG adalah untuk membangkitkan ekonomi lokal, bukan untuk memperkaya pemilik pabrik roti,” kata Nanik saat jumpa pers di Jakarta pada 26 September 2025 lalu.

Baca Juga: Eks Intel Bongkar Skandal Pendamping Desa: dari Pemutusan Sepihak, Surat ‘Partai’, hingga Kritik Mendes PDTT

“Saya tidak akan mentolerir pemakaian produk-produk pabrikan, kami akan menggunakan lokal. Roti-roti yang dibuat oleh ibu-ibu murid yang kami berikan makan. Jadi, roti itu dibuat oleh ibunya dan dimakan anaknya,” terangnya.

Kecuali untuk susu, di mana tidak ada peternakan sapi, maka diizinkan untuk menggunakan produk kemasan.

Sehari setelahnya, Nanik menyatakan bahwa kebijakan tersebut akan memutar roda perekonomian UMKM lokal dan membuatnya bisa berkembang.

“Begitu larangan ini dilaksanakan, ratusan ribu UMKM pangan akan hidup. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk tidak hanya memberi gizi bagi anak bangsa, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat,” ujar Nanik di Jakarta pada 27 September 2025.

Baca Juga: 5 Poin Kritis soal Deal Perdamaian Gaza ala Trump–Netanyahu, dari Transisi Pemerintah hingga Palestina Merdeka

Kritikan Menu MBG Pakai Spaghetti dan Burger

Kritik tentang menu MBG tersebut dilontarkan oleh ahli gizi Tan Shot Yen dalam rapat bersama Komisi IX DPR pada 22 September 2025 lalu.

“Yang dibagi adalah adalah burger di mana tepung terigu tidak pernah tumbuh di bumi Indonesia, nggak ada anak muda yang tahu bahwa gandum tidak tumbuh di bumi Indonesia,” kata Tan di depan anggota dewan.

“Dibagi spaghetti, dibagi bakmi Gacoan, oh my God dan maaf, ya, itu isi burgernya itu kastanisasi juga, kalau yang dekat dengan pusat supaya kelihatan bagus dikasih chicken katsu,” tambahnya.

Mengenai kritikan menu spaghetti dan burger, Nanik memastikan bahwa menu tersebut hanya disajikan sesekali karena untuk memenuhi permintaan siswa.

Baca Juga: Viral Aksi Arogan Rombongan Pemotor Tetiba Hentikan Bus di Tikungan Ciwidey, Polisi Turun Tangan

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X