REDAKSI88.com - Di tengah meningkatnya angka perceraian di Indonesia, muncul satu fenomena yang belakangan menghangatkan ruang-ruang media sosial yakni Tepuk Sakinah.
Gerakan sederhana ini viral karena kerap dilakukan oleh pasangan pengantin setelah ijab kabul. Sekilas tampak seperti permainan ringan—ada lagu, ada tepukan tangan—namun di baliknya tersimpan pesan mendalam tentang cinta, komitmen, dan kesetiaan.
Lirik-liriknya terdengar lembut, seperti doa yang dipanjatkan dalam bentuk tepukan, “Berpasangan... berpasangan... janji kokoh... saling cinta dan hormat...”
Sederhana, tapi hangat. Banyak yang menilai, Tepuk Sakinah menjadi cara baru mengingatkan makna keluarga tanpa perlu ceramah panjang.
Namun, tak sedikit pula yang menanggapinya dengan senyum geli—menganggapnya sebatas tren viral yang belum tentu berdampak nyata.
Baca Juga: Pemerintah Finalisasi Aturan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Di Tengah Bayang Angka Perceraian
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang tahun 2024 terjadi 394.608 kasus perceraian di Indonesia.
Angka itu menjadi cermin bahwa rumah tangga bukan sekadar perkara cinta, tetapi juga tantangan ekonomi, sosial, hingga kesehatan mental pasangan.
Menyadari hal itu, Menteri Agama (Menag) RI, Nazaruddin Umar, menilai fenomena Tepuk Sakinah sebagai bentuk soft approach yang dapat membantu menyentuh akar persoalan keluarga.
“Insya Allah segala upaya kita lakukan. Kami hadir dengan program yang menyentuh akar persoalan keluarga,” ujar Nazaruddin di Jakarta, Jumat (3/10/2025).
Dari KUA ke Media Sosial
Fenomena ini awalnya lahir di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin).
Beberapa penghulu kemudian memperkenalkannya kepada calon pengantin sebagai bentuk ice breaking yang ringan, hingga akhirnya viral di media sosial.
Video-video pernikahan yang menampilkan pasangan bertepuk tangan sambil tersenyum—dengan latar musik dan tawa tamu undangan—pun ramai dibagikan di TikTok dan Instagram.
Artikel Terkait
Sentilan Menkeu Purbaya soal Malas-malasan Bangun Kilang Minyak, Menteri ESDM Bahlil hingga Pertamina Buka Suara
Kasus Korupsi Laptop Chromebook: Cermin Ironi Nilai Antikorupsi yang Pernah Dijunjung Nadiem Makarim
Menhan Sjafrie Ungkap Pesan Prabowo usai Bertemu Jokowi Selama 2 Jam
Dari AI hingga Kedaulatan Alam: 5 Pesan Visioner Prabowo untuk Masa Depan TNI
Sorotan Khusus: Setelah Ingar Kasus Keracunan, Ribuan Dapur MBG Kini Tetiba Didorong Cepat Bersertifikat
Pemerintah Finalisasi Aturan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis