Baca Juga: Trump Puji Prabowo di KTT Mesir: Babak Baru Diplomasi Perdamaian Gaza
“Dari dekontaminasi kita akan melakukan langsung pada sepuluh titik yang teridentifikasi, dalam waktu paling lama satu bulan,” kata Hanif.
Selain lokasi industri, kendaraan yang diduga terpapar juga masuk dalam prioritas penanganan. Pemerintah menargetkan pembersihan unit-unit tersebut selesai dalam waktu satu pekan.
Impor Skrap Dihentikan Sementara
Sebagai langkah pencegahan, pemerintah menghentikan sementara impor limbah baja dan besi.
Hanif menjelaskan, keputusan itu diambil setelah temuan zat radioaktif di Cikande dinilai berpotensi berasal dari bahan skrap impor.
“Hari ini Kementerian Lingkungan Hidup telah menghentikan importasi skrap baja dan besi. Kementerian Perdagangan juga telah mengikutinya sampai ada penyelesaian penataan tata laksana di industrinya maupun di portal masuknya,” jelasnya.
Hingga kini, langkah tersebut diharapkan memberi waktu bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan impor bahan baku industri logam, sekaligus memastikan kejadian serupa tidak terulang.***
Artikel Terkait
Telisik Nasib Proyek ‘Family Office’ yang Kini Tak Dapat Jatah APBN: Dikebut Luhut, tapi Tak Didanai Menkeu Purbaya
Renovasi Ponpes Al Khoziny Pakai APBN Tuai Polemik, Cak Imin Tantang Pengkritik Beri Solusi
Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya Jadi Sorotan DPR, Ingatkan Tak Komentari Kebijakan Kementerian Lain
Ramai Kandungan Susu MBG Hanya 30 Persen Susu Segar, BGN Klaim Nilai Gizinya Tetap Setara
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Membaik hingga Akhir 2025, Beberkan Peluang Penurunan PPN di 2026