Redaksi88.com – Rencana renovasi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memunculkan beragam reaksi.
Kritikan juga muncul pada rencana yang pertama kali diungkap oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ini.
Mengenai kritikan dan protes yang dilayangkan atas rencana renovasi Ponpes Al Khoziny menggunakan APBN turut ditanggapi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang akrab dipanggil Cak Imin.
Cak Imin menantang para pengkritik untuk memberikan solusi terhadap insiden tersebut.
Renovasi Ponpes Al Khoziny Layak Dibantu APBN
Cak Imin menyatakan bahwa renovasi Ponpes Al Khoziny memang layak dibiayai menggunakan APBN, mengingat jumlah santri yang menimba ilmu di sana cukup besar.
“Al Khoziny ini layak dibantu APBN karena ya kalau jumlah santrinya 1.900 mau sekolah di mana? Mau dibiarkan di tenda? Pemerintah mau diam saja?” kata Cak Imin kepada awak media di Kantor Kemenko PM Jakarta pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Menurutnya, para pengkritik juga harus memberikan solusi yang bisa direalisasikan untuk menyelamatkan anak-anak agar bisa belajar seperti sebelumnya.
“Kepada teman-teman yang memprotes menggunakan APBN, apa solusi Anda? Kepada DPR yang ada satu dua orang yang memprotes, apa solusi Anda? Dengan 1.900 santri yang sedang belajar,” imbuhnya.
Baca Juga: Trump Puji Prabowo di KTT Mesir: Babak Baru Diplomasi Perdamaian Gaza
Renovasi Bangunan Ponpes untuk Pendidikan Santri
Cak Imin melanjutkan bahwa renovasi yang akan dilakukan dengan APBN itu semata-mata agar para santri bisa melanjutkan pendidikan.
“Jadi tolong dibuka mata bahwa yang kita tolong adalah anak-anak negeri yang sedang belajar,” tambahnya.
“Saya sangat tidak habis pikir yang dikritik kok upaya pemerintah yang sedang melindungi anak yang sedang belajar dan tidak ada tempat belajar,” ucap politikus dari PKB itu.
Ia juga menyentil bahwa jika pemerintah abai pun akan tetap mendapatkan kritikan dari masyarakat.
Artikel Terkait
BGN Gandeng 5.000 Chef Profesional untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis di Tengah Isu Keamanan Pangan
Menkeu Purbaya Akui Belum Ada Pembahasan soal Penggunaan APBN untuk Pembangunan Ponpes Al Khoziny
Polemik Kekosongan Stok BBM di SPBU Swasta Munculkan Isu Pemerintah Jegal Investasi, Begini Kata Bahlil
Gebrakan Menkeu Purbaya: Sidak Mendadak hingga Kanal Aduan WhatsApp untuk Bersihkan Oknum Pajak dan Bea Cukai
Telisik Nasib Proyek ‘Family Office’ yang Kini Tak Dapat Jatah APBN: Dikebut Luhut, tapi Tak Didanai Menkeu Purbaya