Wakil Bupati Pidie Jaya Pukul Petugas Gizi Saat Kunjungan Kerja Program MBG Berujung Minta Maaf

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 12:33 WIB
Tangkapan layar saat Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya memukul Kepala SPPG Desa Sagoe.  (Instagram.com/@rencongdaily)
Tangkapan layar saat Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya memukul Kepala SPPG Desa Sagoe. (Instagram.com/@rencongdaily)

Redaksi88.com – Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya yang memukul Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Muhammad Reza.

Insiden tersebut terjadi saat kunjungan kerja di dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Permintaan maaf itu disampaikan Hasan melalui sebuah video berdurasi 45 detik yang beredar di media sosial. 

Baca Juga: Istana Ungkap Peran Tim Koordinasi MBG yang Dibentuk Prabowo, Mensesneg Jelaskan Tujuan Pembentukannya

Dalam video tersebut, ia mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada korban serta seluruh petugas gizi di wilayah tersebut.

“Saya memohon maaf atas kesilapan dan keteledoran saya terhadap perlakuan saya tadi pagi kepada Ananda Reza,” ucap Hasan dalam pernyataannya yang beredar di media sosial.

“Saya secara pribadi memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga dan SPPG Kecamatan Trienggadeng,” tambahnya.

BGN: Kekerasan terhadap Petugas Lapangan Tak Bisa Ditoleransi

Menanggapi insiden tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras tindakan kekerasan terhadap petugas lapangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Jokowi Bisa Dipanggil KPK Terkait Polemik Proyek Whoosh

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menegaskan bahwa lembaganya tidak akan mentoleransi bentuk kekerasan apa pun terhadap tenaga pelaksana di lapangan.

Program MBG dijalankan dengan semangat kemanusiaan dan gotong royong. Petugas bekerja penuh tanggung jawab sesuai petunjuk teknis,” ujar Sony di Jakarta pada Kamis, 30 Oktober 2025.

“Kekerasan terhadap mereka mencederai nilai kemanusiaan dan profesionalisme,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN lainnya, Nanik S. Deyang, menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi seluruh petugas yang terlibat dalam program MBG. 

Nanik menyebut BGN telah mengirim tim pemantauan dan pengawasan wilayah untuk mendampingi korban serta memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X