Menkeu Purbaya Tanggapi Protes Kepala Daerah: Data Kemenkeu Sudah Dicek Berulang Kali

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 16:41 WIB
Menkeu Purbaya beri respons soal data Kemenkeu yang berbeda dari data daerah.  (tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan)
Menkeu Purbaya beri respons soal data Kemenkeu yang berbeda dari data daerah. (tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan)

REDAKSI88.com  — Menteri Keuangan/Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa seluruh data anggaran yang digunakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersumber dari data resmi dan telah melalui proses pengecekan berulang kali.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya menanggapi protes sejumlah kepala daerah yang menilai data anggaran dari Kemenkeu tidak akurat. Isu tersebut sempat ia soroti dalam pidato peringatan Hari Pemuda ke-97 dan Hari Oeang ke-79, Jumat (31/10/2025).

“Data adalah hal yang paling penting ketika saya atau Kementerian Keuangan bicara tentang dana di daerah. Banyak sekali daerah yang protes dan agak sedikit menyalahkan Kemenkeu dengan data yang tidak akurat,” ujar Purbaya, dikutip dari kanal YouTube Kemenkeu.

Baca Juga: Wakil Bupati Pidie Jaya Pukul Petugas Gizi Saat Kunjungan Kerja Program MBG Berujung Minta Maaf

“Tapi kita selalu berpegang pada data yang resmi dan sudah dicek berkali-kali,” imbuhnya.

Menurut Purbaya, proses pengecekan data dilakukan oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Askolani guna menjaga kredibilitas dan akurasi keuangan negara.

“Saya minta teman-teman semua juga ke depan melakukan hal yang sama, cek dan double check,” tegasnya.

Meski baru menjabat kurang dari dua bulan, Purbaya mengaku telah turun langsung ke berbagai kementerian untuk memantau penyerapan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Ketika saya datang ke kementerian-kementerian untuk menanyakan penyerapan APBN mereka, bukan untuk mengganggu kebijakan masing-masing kementerian, tapi untuk memastikan bahwa uang yang kita alokasikan dipakai semaksimal mungkin,” jelasnya.

Baca Juga: Istana Ungkap Peran Tim Koordinasi MBG yang Dibentuk Prabowo, Mensesneg Jelaskan Tujuan Pembentukannya

Purbaya menilai, optimalisasi penyerapan anggaran akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita pastikan setiap rupiah bekerja untuk rakyat. Jadi, pengelolaan APBN harus optimal di pusat maupun di daerah,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Menkeu juga menegaskan komitmennya mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan pemerintah. Ia menilai target tersebut memang ambisius, namun tetap realistis jika pengelolaan investasi dan anggaran berjalan efektif.

“Kita bukan hanya bagi-bagi duit di APBN, tapi memastikan semuanya bisa mendorong ekonomi dengan baik. Kita akan lebih proaktif membantu iklim investasi agar pertumbuhan 8 persen bisa tercapai,” kata Purbaya.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X