Lonjakan Harga Minyak Akibat Konflik Iran: GREAT Institute Peringatkan Risiko Pembengkakan Subsidi dan Defisit APBN

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Rabu, 1 April 2026 | 21:22 WIB
Lembaga kajian GREAT Institute menggelar Focus GREAT Discussion (FGD). (Foto: Istimewa)
Lembaga kajian GREAT Institute menggelar Focus GREAT Discussion (FGD). (Foto: Istimewa)

Sebagai langkah konkret, para ahli mendorong percepatan transisi energi. Yudo Dwinanda Priaadi menyarankan percepatan PLTS dan PLTN, sementara Turino Yulianto dari PT Bukit Asam mendorong gasifikasi batu bara sebagai substitusi impor LPG yang mencapai jutaan ton per tahun.

Sektor transportasi melalui Gaikindo dan AISI juga menyatakan kesiapan mesin kendaraan untuk beralih ke biofuel (E85).

Diskusi yang ditutup dengan nuansa halalbihalal Lebaran 1447 H ini menghasilkan rekomendasi kuat, Indonesia harus segera membenahi struktur energi nasional melalui pengendalian subsidi dan efisiensi belanja negara sebelum krisis benar-benar melumpuhkan ekonomi.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X